Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pulang haji, ibu tega proses hukum putri kandungnya yang hamil 5 bulan
Mariana Setyawati terancam dipenjara gara-gara laporan ibunya sendiri (rofik)
HEADLINE JATIM RAYA

Pulang haji, ibu tega proses hukum putri kandungnya yang hamil 5 bulan 

LENSAINDONESIA.COM: Tak terima putrinya menikah dengan pria bukan pilihannya, Sri Sugihartii tega memproses hukum Mariani Setyowati, sehingga pada Rabu (30/8/2017), anaknya yang sedang hamil 5 bulan itu harus duduk di bangku pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk menjalani sidang.

Sri Sugiharti saat dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut umum (JPU) Didik Yudha Aribusono dari Kejari Tanjung Perak menyatakan dirinya kaget melihat putrinya, Mariana Setyowati, sudah menikah dengan Pralampita Deddy Purnama Putra, pria yang bukan pilihannya. “Saat itu saya sedang menunaikan ibadah haji dan terdakwa menikah dengan orang lain tanpa seijin saya. Padahal saya sudah menyiapkan calon suami buatnya,” ujarnya.

“Untuk bisa menikah, terdakwa memalsukan tanda tangan saya. Saya malu Pak hakim, harga diri saya sebagai orang tua diijak-injak dan malu dengan omongan tetangga,” tambahnya.

Tak tega melihat kondisi Mariani yang tengah hamil 5 bulan dan mendekam di tahanan, Hakim Sarwedi meminta agar Sri Sugiharti memaafkan anakknya tersebut. “Sudahlah bu, ini kan perkara kecil. Mau bagaimana lagi, anak ibu sudah menikah dengan pria pilihannya sendiri, apalagi dia sudah hamil lima bulan. Dia kan sudah dewasa dan berhak menentukan pilihannya sendiri. Maafkan anak ibu, kasihan dia di penjara dengan kondisi hamil,” kata Hakim Sarwedi.

Nasihat Hakim Sarwedi tidak membuat hati Sri Sugiharti luluh. Dia tak mau memaafkan anak kandungnya sendiri dan tetap ngotot melanjutkan kasus ini. “Kerugian materiil tidak ada, tapi harga diri saya seperti diinjak-injak. Saya malu, saya jadi omongan tetangga. Tidak, saya tidak akan memaafkan,” jawabnya.

Mendengar jawaban ibunya tersebut, Mariani hanya bisa menangis tersedu-sedu. “Yang saya tandatangani hanya surat penyataan bahwa saya belum pernah menikah. Dan memang saat itu saya belum pernah menikah,” pungkasnya sembari meneteskan air mata.

Baca Juga:  Rebut grand prize unit rumah, inilah pemenang undian WOW Smartfren

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Didik Yudha Aribusono, dijelaskan Mariani diadili berawal dari laporan ibu kandungnya sendiri, Sri Sugiharti. Mariani dilaporkan lantaran memalsukan tanda tangan ibunya yang tidak merestui pernikahannya dengan seorang pria bernama Pralampita Deddy Purnama Putra.

Mariani memalsukan tanda tangan ibunya di surat pernyataan belum pernah menikah yang diminta Kelurahan. “Karena saat itu ibunya tengah naik haji, maka terdakwa Mariani memalsukan tanda tangan ibunya di surat penyataan belum menikah. Tanda tangan tersebut dibuat Mariani seolah-olah merupakan tanda tangan ibunya,” ujar jaksa Didik di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. @rofik