Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Satreskoba Polres Banjar bekuk jaringan obat terlarang antar provinsi
Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete (kanan) memimpin penggerebakan sindikat peredaran Zenith obat keras (terlarang) di Komplek Bunyamin 1 RT 14 Kecamatan Kertak Hanyar, Banjar, Kalsel, Rabu (30/08/2017). FOTO: rofik-lensaindonesia.com
HEADLINE PROOTONOMI

Satreskoba Polres Banjar bekuk jaringan obat terlarang antar provinsi 

LENSAINDONESIA.COM: Satreskoba Polres Banjar Kalimantan Selatan membongkar jaringan peredaran Zenith, obat keras (terlarang) yang terindikasi mengandung narkoba, Rabu (30/08/2017) sekitar pukul 23.45 WIT.

Penggerebekan di Komplek Bunyamin 1 RT 14 Kecamatan Kertak Hanyar, Banjar, Kalsel tersebut dipimpin langsung Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete.

AKBP Takdir mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat.

“Zenith ini merupakan obat yang sering disalahgunakan dan terindikasi mengandung Zat amphetamine, yang dapat menyebabkan halusinasi saat dikonsumsi,” terangnya.

Mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak ini mengungkapkan, banyaknya peredaran Zenith yang sering dikonsumsi untuk mabuk (fly). Karena itu, pihaknya gencar melakukan pemberantasan.

“Setelah mendapat informasi dar masyarakat, kami langsung melakukan penyelidilan dan melakukban penangkapan terhadap tiga tersangka yakni, JK, JP dan FR,” tambah Takdir

Pasca melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka dan barang bukti, petugas melakukan pengembangan dan dapat membekuk JY, bandar besarnya di salah satu hotel di Jl Ahmad Yani Martapura.

Dari tangannya, petugas menyita barang bukti Zenit sebanyak 700 ribu butir yang disimpan di sebuah rumah Komplek Benyamin 1 RT 14 Kec. Kertak Hanyar, Banjar, Kalsel. Tersangka merupakan bandar antar provinsi.

Selain menyita barang bukti 700 Rinu butir Zinith, petugas juga mengamankan 1 unit mobil Honda HRV, puluhan juta uang tunai dan 4 buku rekening berisi uang  ratusan juta rupiah.@rofik

Baca Juga:  Pidato Risma kobarkan semangat Arek Suroboyo saat peringatan insiden perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato