Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Disambut Gus Robet, La Nyalla bertemu ribuan Jemaah di Haul Gus Miek
Bakal calon gubernur Jawa Timur, Ir H. La Nyalla Mahmud Mattalitti bersama KH Tijani Robet Saifunnawas atau Gus Robet, yang tak lain adalah putra dari KH Chamin Djazuli (Gus Miek). La Nyalla hadir dan bertemu ribuan jamaah Haul Akbar ke-25 Almaghfurlah KH Hamim Djazuli (Gus Miek) di Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu malam (02/08/2017). FOTO: LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Disambut Gus Robet, La Nyalla bertemu ribuan Jemaah di Haul Gus Miek 

LENSAINDONESIA.COM: Bakal calon gubernur Jawa Timur, Ir H. La Nyalla Mahmud Mattalitti, makin intensif ‘bergerilya’ menemui seluruh lapisan masyarakat.

Sabtu malam (02/08/2017), Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim tersebut menghadiri acara Haul Akbar ke-25 Almaghfurlah KH Hamim Djazuli (Gus Miek) di Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri.

Haul Gus Miek, yang dikenal sebagai ulama dengan karomah luar biasa, dihadiri ratusan kiai, ulama, pengasuh pesantren dan ribuan jemaah dari beerbagai daerah.

Sebelum acara juga digelar Semaan Al-Quran dan pembacaan Dzikrul Ghafillin di mana Gus Miek dikenal sebagai penggagas utama laku zikir yang sangat terkenal tersebut.

“Gus Miek adalah sosok luar biasa. Para kiai khos pun telah mengakui ketokohan beliau. Jadi saya sangat bersyukur bisa menghadiri haul beliau. Semoga kita semua mendapat berkah dari acara luar biasa ini,” ujar La Nyalla seusai acara.

Kedatangan La Nyalla disambut langsung KH Tijani Robet Saifunnawas atau Gus Robet, yang tak lain adalah putra dari Gus Miek. “Alhamdulillah, kita semua masih diberi kesempatan untuk bersilaturahim dengan orang-orang saleh yang berkumpul di acara ini,” kata La Nyalla.

Pada puncak acara, tausiah dan doa dipimpin Gus Robet.

“Marilah kita semuanya yang hadir di sini maupun yang di rumah sana menjadi orang-orang yang merdeka lahir batin,” ajak Gus Robet.

Menurut La Nyalla, masyarakat selalu merindukan dan membutuhkan nasihat dari para ulama. Dia lantas mengenang perjuangan Gus Miek dalam mengajak masyarakat menuju kebaikan.

Gus Miek dikenal sebagai kiai yang nyentrik dan kontroversial, tapi kiprahnya sudah diakui banyak pihak.

“Saya baca kisah dan buku yang mengupas tentang Gus Miek. Luar biasa perjuangannya. Gus Miek hadir langsung membimbing rakyat di jalanan, dia berkumpul bersama semua orang tanpa mengenal status sosial,” ujar La Nyalla.

Baca Juga:  JNE dorong UMKM lokal masuk dunia ekonomi digital 

Gus Miek, lanjut La Nyalla, mengajak warga untuk kembali mengingat Allah SWT, antara lain lewat laku Dzikrul Ghafilin yang digagasnya bersama waliyullah KH Hamid Pasuruan dan KH Achmad Siddiq Jember yang merupakan murid langsung pendiri NU KH Hasyim Asyari.

“Gus Miek memberi kita teladan untuk selalu ingat dengan Allah SWT dalam berbagai keadaan, suka dan duka, karena hanya Allah-lah yang bisa menolong kita,” pungkas La Nyalla yang dikenal menjalin hubungan luas dengan banyak pesantren di Jatim.@LI-13