LENSAINDONESIA.COM: Mantan Ketua Parlemen Singapura, Halimah Yacob (63), resmi ditetapkan sebagai presiden perempuan pertama di Negeri Singa itu dan memperoleh sertifikat kelayakan. Halimah mengalahkan empat kandidat lain yang tidak memenuhi kriteria untuk ikut pencalonan.

Penetapan jabatan Presiden Halimah Yacob langsung mengundang perhatian seluruh dunia. Pasalnya, selama ini belum ada orang Muslim Melayu yang menempati jajaran teratas dari daftar kepemimpinan di Singapura. Namun Halimah kini muncul dari kalangan minoritas yang ditetapkan menjadi Presiden Singapura.

Dilansir dari laman Reuters, Selasa (12/9), pengalaman Halimah Yacob sebagai pembicara di parlemen membantunya dalam memenuhi syarat dalam peraturan pencalonan. Pemilihan Halimah juga dimaksudkan untuk memperkuat rasa inklusivitas di negara multikultural tersebut.

Saat ditanya tujuan utamanya mengikuti pemilihan umum, tanpa ragu Halimah menjawab, “Saya ingin melayani rakyat Singapura dan negara ini. Itu tujuan utama saya tak ada yang lain,” ujarnya di tengah persiapan untuk pengukuhan presiden pada Rabu (13/9/2017). @LI-15