Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
78 Ponpes di Tuban beri dukungan tertulis untuk La Nyalla jadi gubernur Jatim
Bakal calon gubernur Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti bersama tokoh masyarakat dan pengurus pondok pesantren di Kabupaten Tuban, Rabu (13/09/2017). FOTO: LICOM
Bojonegoro

78 Ponpes di Tuban beri dukungan tertulis untuk La Nyalla jadi gubernur Jatim 

LENSAINDONESIA.COM: Dukungan kepada Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 mendatang semakin meluas. Setelah pesantren di Ngawi dan Bojonegoro, kini sebanyak 78 pesantren di Kabupaten Tuban menyatakan mendukung La Nyalla. Dukungan diberikan secara tertulis dan bermaterai cukup.

Dukungan datang di antaranya dari Ponpes Al Somadiyah, Walisongo Gomang, Al-Hikmah Sunan Bejagung, Tarbiyatul Banin Banat, Mansyaul Huda 01, al-Musthofiyah, Syifaul Qulub, al-Husain, al-Hidarah, Manbail Futuh, al-Masturriyah, Raudlatut Thalibin, al-Mubarokah, Maqom Tahrir, al-Islah, an-Nihayah, Daruttauhid al-alawi. Dukungan tersebut diserahkan kepada Koordinator Relawan La Nyalla, Samsurin, di Tuban, Rabu (13/09/2017).

KH Anshori dari Pondok Tarbiyatut Tulab mengatakan, dukungan ke La Nyalla ini didasari niat tulus dan doa dengan harapan agar Jatim ke depan semakin membaik, terutama kemiskinan dan pengangguran bisa menurun.

“Termasuk kesenjangan sosial kami harapkan bisa turun, sehingga ekonomi umat bisa menguat, umat bisa mandiri diberkahi oleh Allah SWT,” ujar KH Anshori.

Sementara itu, La Nyalla berterima kasih atas dukungan dari para kiai di Tuban tersebut. “Jujur saja saya terharu dengan dukungan tulus ini. Insya Allah dengan doa para alim ulama ini cita-cita mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Jatim bisa segera terwujud,” papar La Nyalla yang dalam delapan bulan terakhir telah mengunjungi 38 kabupaten/kota se-Jatim.

Koordinator Relawan La Nyalla, Samsurin, mengatakan, dukungan dari Tuban ini membuktikan masyarakat merindukan perubahan. Dukungan secara tertulis dan bermaterai sebelumnya juga disampaikan pesantren dari daerah lainnya.

“Saya mendampingi Pak La Nyalla day to day, keliling Jatim di 38 kabupaten/kota. Saya merasakan dan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa denyut perubahan semakin dekat. Masyarakat rindu pemimpin yang menyejahterakan, bukan pemimpin yang cuma pandai beretorika di atas panggung,” ujarnya.@LI-13

Baca Juga:  Jaring Bacawali, PKS Surabaya gelar Pemilu Internal Tahap 2