Trending News

18 Aug 2019
Komisi IX DPR minta polisi dan BNN usut peredaran PCC
Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi. FOTO: TS
HEADLINE UTAMA

Komisi IX DPR minta polisi dan BNN usut peredaran PCC 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mendesak polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengungkap kasus peredaran obat paracetamol, caffeine, dan korisol-prodol (PCC) yang telah menelan korban jiwa.

Politisi Partai Demokrat ini juga meminta pihak berwajib menangkap pelaku, pemberi ataupun pengedar obat berbahaya tersebut.

“Kami harap kepada masyarakat untuk berhati-hati, terutama Polisi harus menindak tegas dan menelusuri siapa jaringannya,” katanya saat mengadakan kunjungan kerja di Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (17/09/2017).

Sebab menurut Dede, peredaran obat PCC yang sudah mulai banyak saat ini tidak cukup hanya dengan BPOM saja. Karena BPOM kata Dede, hanya memantau obat-obatan yang beredar di pasar penjualan saja.

Namun, dia menilai, peran BPOM juga bisa dilakukan dengan masuk ke sekolah-sekolah. Yakni dengan adanya kerja sama program jajanan dan makanan aman di sekolah oleh BPOM.

“BPOM sudah ada program jajanan dan makanan aman di sekolah bekerjasama dengan sekolah dan Pramuka. Ini bisa dikuatkan, anggaran ditambah agar relawan pengawas dari Pramuka atau anak sekolah bisa digerakkan,” kata Dede.

Selain itu, dia meminta agar aparat kepolisian jusa mengejar pihak yang menjual dan mengajarkan pembuatan obat oplosan tersebut. “Jadi yang harus dikerjar oleh polisi pertama adalah siapa yang mengajarkan bikin oplosan tersebut, siapa yang menjual, kenapa bukan apotik yang menjual, jadi ya harus dicari itu jaringannya,” katanya.@LI-13

Baca Juga:  Pelatih dan atlet Surabaya belum terima bonus Porprov Jatim VI 2019

Related posts