Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Gubernur Bali pastikan siap hadapi kondisi terburuk Gunung Agung, 502 warga diungsikan
Umat Hindu membawa sesajen siap menghelat upacara di Pura Besakih di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali, Selasa lalu (19/9/2017) @dok. ist.
BALI / NTB / NTT / PAPUA

Gubernur Bali pastikan siap hadapi kondisi terburuk Gunung Agung, 502 warga diungsikan 

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Bali, Mangku Pastika memastikan Bali siap menghadapi kondisi terburuk, apabila sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Agung.

“Kesiapan kita dari dua (lokasi) ini saja. Yang di Buleleng di Desa Les, Desa Sambirenteng dan Desa Tembok saya dengar juga sudah siap. Oleh karena itu, kita laporkan kepada seluruh warga baik Bali maupun Indonesia termasuk dunia internasional, bahwa kita sudah siap untuk menghadapi kemungkinan terburuk,” kata Pastika di Buleleng, Jumat (22/9/2017).

“Walaupun begitu, kita semua berdoa berharap tidak pernah terjadi. Tapi, kita sudah siap untuk menghadapi yang terburuk. Hope for the best prepare for the worst,” tambahnya.

Pastika memastikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seluruh Bali sudah dikerahkan dan dibagi dalam zona-zona. Hal ini dilakukan untuk memudahkan koordinasi dan pelaksanaan tugas kegawatdaruratan.

“Juga telah ditetapkan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana di Pelabuhan Tanah Ampo yang dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem,” tambah Pastika.

Kesiapan lainnya, diakui Gubernur Bali ini, juga sudah dilakukan. Misal, segi peralatan seperti tenda-tenda pengungsi, dapur umum, fasilitas kesehatan, dan dukungan bahan logistik bagi pengungsi.

“Kepala BNPB sudah bertemu saya, menyatakan kesiapannya untuk mendukung operasi ini. Kalau kurang biaya mereka siapkan, kurang peralatan mereka siapkan, kemampuan teknis juga mereka siapkan. Oleh karena itu, sekali lagi, tidak perlu khawatir,” ujar Pastika, seolah
menjamin.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat agar mengungsi demi meminimalisir adanya korban jiwa. Pastika juga meminta agar para lansia, ibu hamil, orang cacat, orang dengan gangguan jiwa, anak-anak atau balita diharapkan mereka dengan sukarela untuk mau dievakuasi.

“Tempat evakuasinya nyaman kok, anak-anak sekolah kita titipkan di sekolah terdekat, yang sakit kita rawat, semua sudah siap. Kita optimis bisa meminimalisir sekecil mungkin kerusakan yang terjadi,” katanya.

Baca Juga:  Ratusan Indonesia ikuti Turnamen Golf Gubernur Jatim Cup I di Surabaya

Gubernur Pastika yang didampingi Bupati Karangasem, IGA Mas Sumantri sempat mengunjungi pengungsi di Wantilan Pura Puseh Banjar Tabola, Desa Sidemen.

Sampai siang ini, menurut Bupati Karangasem Mas Sumantri, terdata pengungsi dari desa-desa pada radius 6 kilometer dari kawah Gunung Agung yang mengungsi di Kecamatan Sidemen mencapai 507 orang berada di Desa Tabola dan Desa Sangkan Gunung.

Pada kesempatan tersebut Pastika memastikan ketersediaan matras, selimut, makanan bayi, MCK, air minum, dan tim kesehatan. @hidayat