Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Anang Hermansyah mengatakan peringatan HUT ke 72 DPR RI harus dijadikan titik tolak penting bagi DPR untuk kukuh sebagai lembaga yang aspiratif dan responsif.

“Di usia 72 tahun ini, DPR harus semakin responsif dan aspiratif. Tiga tahun saya di DPR, lembaga ini semakin kuat mengarah pada institusi yang makin modern,” ujar Anang di Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Bukan tanpa alasan permintaan tersebut Anang sampaikan. Menurut dia, selama berada di DPR, sejumlah isu publik dengan mudah direspons dalam bentuk kebijakan melalui tiga fungsi yang dimiliki DPR yakni legislasi, pengawasan dan budget.

“Contohnya soal UU Hak Cipta, UU Pemajuan Kebudayaan serta RUU Permusikan, semua berasal dari aspirasi yang muncul di masyarakat. DPR menjadi tempat persemaian gagasan dan usul dari masyarakat,” terang Anang.

Selain itu, tambah Anang, DPR juga cukup efektif mendorong politik anggaran yang pro rakyat. Ia mencontohkan sejumlah mitra kerja Komisi X DPR RI, secara konkret didukung dalam politik anggaran.

“Dukungan DPR terhadap politik anggaran, harus diikuti dengan kinerja eksekutif yang baik, laporan keuangan harus wajar tanpa pengecualian,” pinta Anang.

Lebih lanjut menurut musisi asal Jember ini, dalam hal fungsi pengawasan, DPR juga cukup efektif dalam melakukan pengawasan. “Seperti soal pembajakan musik, dalam beberapa kali sidak dan laporan ke kepolisian memang cukup efektif. Meski catatannya, hal tersebut tidak mengalami keberlanjutan,” ungkap Anang.

Anang berharap kinerja DPR di sisa dua tahun masa jabatan periode 2014-2019 agar lebih menjadi lembaga wakil rakyat yang selaras dengan kehendak rakyat. Ia pun berjanji, RUU Permusikan yang saat ini tengah digodok di DPR agar bisa disahkan di masa periode saat ini. “komitmen saya, RUU Permusikan harus disahkan di DPR periode saat ini,” tandas Anang.@licom