LENSAINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Gayungan membekuk pasangan suami istri (pasutri) yang menjadi otak pencurian pakaian antar provinsi dengan sasaran mall-mall.

Pelaku adalah Baharudin (34) warga Jl Cipondoh Kalideres Tangerang dan istrinya Nurjanah (35).

Dalam menjalankan aksinya pasutri ini memiliki sejumlah anggota yang terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah beranggotakan Astuti (29) warga Ds. Ngidiko Galela Barat Maluku, Husril (24) warga Desa Semara Kalideres Tangerang, Deni Gunawan (18) warga Jl Kalideres Tangerang.

Sedangkan kelompok dua berangotakan Enra Saputra (34) asal Kp. Pangkalan Kalideres Jakarta dan istrinya Susimah, (31) asal Jl Cempaka Mejenang Cilacap, memimpin kelompok kedua yang beranggotakan, Fahri,(34) warga Halmahera Maluku, Efri Purwanto (32) warga Jl Kalideres Tangerang.

Kepada petugas, tersangka Nurjanah mengakui bahwa aksi pencurian di beberapa kota itu adalah inisiatif dari dirinya juga suaminya. Biasanya, dalam sekali aksi dirinya juga pelaku lainnya bisa mengambil 7 potong pakaian.

“Setiap beraksi, mereka menerima imbalan Rp 500 ribu, angnya untuk kebutuhan sehari-hari dan juga bayar mobil rental yang dalam seharinya Rp 200 ribu,” ungkap Nurjanah.

Sementara itu, Kapolsek Gayungan Kompol Lukito mengatakan bahwa komplotan ini sempat melakukan aksi pencurian di malla Cito Jl Ahmad Yani Surabaya Senin, 25 September 2017 pukul 11.30 WIB. Saat itu ES, SUS, FR dan EP masuk mall dengan berpura-pura berbelanja.

“Mereka ini rupanya telah merencanakan pencurian baju di mall,” terang Lukito didampingi Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Jumat (29/09/2017).

Dan diketahui, Enra (ES) dan istrinya Susimah (SuS) mencuri 7 potong celana juga baju. Modusnya adalah memasukan barang tersebut ke dalam badan pelaku. Sedangkan SUS berperan menutupi dari sorotan camera CCTV juga penjaga konter.

“Setelah selesai melakukan pencurian kedua pelaku keluar, namun mereka tak sadar jika aksinya tetap terekam dalam CCTV,” tambah Lukito.

Kemudian Pihak Security Mall Cito langsung mengamankan kedua pelaku dan melapor kejadian tersebut ke Polsek Gayungan, yang kemudian dikembangkan kepada tersangka lainnya. Para tersangka ini diketahui berangkat dari Jakarta pada Selasa (26/9/2017).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dan diancam hukuman 7 tahun penjara.@rofik