LENSAINDONESIA.COM: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang mengaku siap mewujudkan Wisata Halal. Kesiapan itu diungkapkan Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni.

“Setelah ditunjuk Kemenpar (Kementerian Pariwisata) menjadi pilot project, kami langsung bergerak. Kami siap mewujudkan program Wisata Halal itu,” katanya di sela-sela Pelatihan SDM Kepariwisataan di kampus IKIP Budi Utomo Malang, Minggu (01/10/2017).

Demi mewujudkan program tersebut, Ida Ayu sudah mengajak para pelaku usaha terkait wisata. Disebutkan seperti pelaku kuliner, hotel, guest house, home stay dan lainnya.

Dia menjelaskan bahwa program wisata halal ini untuk menyambut wisatawan mancanegara (Wisman). Terutama Wisman yang berasal dari. Kawasan Timur Tengah.

Makanya, kata dia, Wisata Halal itu nantinya tidak sekadar terkait sajian menu makanan saja. Namun juga berkaitan dengan layanan fasilitas.

Dia contohkan seperti hotel atau penginapan harus ada mushallah atau peralatan sholat di masing-masing kamar. Sehingga, Wisman itu merasa nyaman dan puas.

Dijelaskan dia bahwa untuk sementara ini tahapannya masih menggelar FGD-FGD (Forum Grup Diskusi). Dia optimis tahun 2018 program itu sudah mulai aksi.

Meski begitu, tegas dia, beberapa pelaku usaha sudah siap menyambut wisata halal itu. Disebutkan seperti Regent Park Hotel, Guest House UB, Taman Indi Resto, Inggil Resto, serta rumah makan dan restoran dibawah binaan Halalan Toyiban UB.

“Sebenarnya hotel-hotel besar lainnya seperti Hotel Tugu kami ajak. Namun, belum siap karena tamunya beragam. Karena itu kami ajak yang siap,” pungkasnya.@aji