Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: PDI Perjuangan tengah menggodok empat nama sebagai calon wakil gubernur setelah memastikan koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dari empat nama itu, muncul nama Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari. Ini artinya,

Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah tidak mengungkap secara eksplisit siapa calon gubernur yang akan didukung di Pilgub Jatim. Namun, dia memastikan bahwa PDIP akan berkoalisi dengan PKB yang sudah pasti mengusung nama inkumben Saifullah Yusuf.

“PDIP tidak bicara cagub atau cawagub tetapi satu paket antara PDIP dengan NU dalam hal ini PKB,” kata Ahmad Basarah ditemui di Surabaya, Selasa (3/10/2017).

Untuk diketahui, PKB sudah menyatakan dukungan pada inkumben Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Hal ini juga diamini para kiai NU yang menyatakan dukungan pada keponakan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Lebih lanjut, pihaknya kini lebih fokus untuk menggodok nama calon wakil gubernur. Dari internal, nama Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari bersaing dengan Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi. Nama Sri Untari sebelumnya tak pernah disebut-sebut bakal diusung sebagai bakal cawagub Jatim.

Selain itu, PDIP juga mempertimbangkan pasangan Budi Sulistiyo (Bupati Ngawi) dan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Langkah PDIP menggodok nama cawagub sesuai dengan hasil silaturahmi dengan KH Zainuddin Jazuli dan KH Muttawakil Alallah. “Dalam pertemuan kala itu para kiai, alim ulama mengatakan urusan wakil gubernur diserahkan ke Ibu Megawati. Bahasa beliau ‘diserahkan pada landungnya Ibu Megawati’. Diserahkan pada kedalaman berpikir Ibu Megawati,” katanya.

Yang jelas, cawagub yang akan diusung harus memenuhi kriteria. Yaitu menambah elektabilitas dan mampu menggerakkan mesin partai.

“Alhamdulillah saat ini Gus Ipul elektabilitasnya tertinggi dibandingkan calon lain, sehingga cawagubnya harus memenuhi kriteria tadi,” imbuh wakil rakyat dapil Malang Raya itu. @sit