Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polisi bekuk 2 pelaku jambret 5 TKP, salah satunya masih di bawah umur
Kedua pelaku jambret yang diamankan petugas Polsek Mulyorejo (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Polisi bekuk 2 pelaku jambret 5 TKP, salah satunya masih di bawah umur 

LENSAINDONESIA.COM: Bustanur Roziki (22) warga Jl Kalijudan XII dan YYS (15) warga Jl Kalijudan XV Surabaya, disergap Tim Anti Bandit Polsek Mulyorejo. Dua sekawan ini tertangkap basah saat melakukan penjambretan tas milik Ardyani Putri Utami (20) saat melintas di depan kampus C Unair Jl Ir Soekarno.

Kasus penjambretan itu bermula saat korban yang mengedarai motor sendirian mendadak dipepet kedua pelaku yang berboncengan motor. YYS yang masih belia namun sudah jadi eksekutor langsung menarik paksa tas korban hingga putus dan Ardyani Purti Utami terjatuh.

Berhasil melakukan aksinya, kedua pelaku langsung kabur ke arah Jl Kenjeran. Kasus yang menimpa karyawati toko roti ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Mulyorejo.

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo Iptu Budianto mengatakan, berbekal laporan korban, pihaknya melacak ponsel yang saat itu berada di tas korban. Dari hasil pelacakan, diketahui posisi ponsel Vivo putih yang dicari itu berada di sebuah counter handphone Jl Kalijudan XI Surabaya.

“Awalnya kami menanyakan ke penjaga counter perihal ada atau tidaknya ponsel Vivo putih disana. Kemudian penjaga mengatakan beberapa jam lalu memang ada pelanggannya yang datang untuk mengeflash data dengan alasan ponselnya terkunci karena lupa passwordnya. Dia bilang ponsel itu akan diambil pada hari Minggu,” ujarnya, Senin (9/10/2017).

Anggota Polsek Mulyorejo langsung melakukan penyanggongan terhadap pelaku jambret dan langsung meringkus kedua tersangka saat datang ke counter handphone sekitar pukul 16.15 “Saat di interogasi, kedua pelaku ini ternyata bukan baru pertama kali melakukan aksi penjambretan. Mereka mengaku sudah 5 kali mereka menjambret. Di antaranya Mulyosari, Keputih, Semolowaru, Manyar dan terakhir di Jl Ir Soekarno,” pungkasnya. @nanda