LENSAINDONESIA.COM: Gelombang pengusi Rohingya dari Rakhine, Myanmar ke Bangladesh terus terjadi hingga saat ini.

Pada Senin (09/10/2017) lalu, sedikitnya 11.000 orang pengungsi telah tiba di perbatasan Bangladesh.

Pejabat Bangladesh kepada Radio Free Asia mengatakan, sekitar setengah juta pengungsi Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh sejak akhir Agustus lalu. Dan Selasa kemarin terjadi gelombang pengungsi memasuki daerah tenggara Bangladesh. Sedangkan puluhan ribu pengungsi lainnya sudah menunggu menyeberang ke Bangladesh.

“Mereka yang baru tiba di sini berkata kepada kami bahwa masih banyak yang sedang menanti diseberangkan ke Bangladesh,” kata Md Ali Hossain, wakil komisioner distrik Cox’s Bazar.

Zafar Alam, pemimpin Rohingya di Kamp Kutupalong yang merupakan kamp pengungsi terbesar Rohingya, mengungkapkan kesebelas ribu pengungsi baru itu berasal dari sembilan desa di Buthidaung dan Rathedaung yang berada di pedalaman Rakhine.

“Mereka menyeberangi Sungai Naf bersama anak-anak mereka. Mereka dibawa ke berbagai penampungan di berbagai tempat di Teknaf. Hampir 50.000 orang lainnya masih menunggu diseberangkan ke perbatasan Bangladesh,” kata Zafar Alam.

Di Jenewa, badan urusan pengungsi PBB, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) menyatakan tengah bersiap memasok secara besar-besaran bantuan ke Bangladesh demi menjawab arus besar baru pengungsi Rohingya ke Bangladesh.@LI-13/ant