Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Sneaker Madness, ajang hunting sepatu limited edition
Adidas Hyper
Art & Culture

Sneaker Madness, ajang hunting sepatu limited edition 

LENSAINDONESIA.COM: Sneaker Madness menyapa para sneakerhead di Surabaya mulai Sabtu hingga Minggu besok. Harga yang dibandrol mulai dari Rp23 juta hingga Rp90 juta.

Sneakerhead adalah orang yang suka mengoleksi sepatu speaker. Tidak jarang mereka mengeluarkan dana besar demi sebuah sepatu yang tergolong langka dan eksklusif.

“Di Jakarta, beginian udah banyak. Di Surabaya, potensi ekonominya masih sangat besar,” kata Ketua Panitia Sneaker Madness, Rosyidan, Sabtu (14/10/2017).

Total ada 40 tenant yang berpartisipasi di acara ini. Mereka membawa aneka koleksi sepatu limited edition yang diperoleh dari secondary market.

“Yang dimaksud secondary market bukan berarti sepatu bekas. Mereka membeli sepatu tertentu dengan harapan harganya naik berlipat-lipat di masa mendatang. Jadi ini investasinya dalam bentuk sepatu,” katanya.

Dia mencontohkan sepatu Yeezy by Kanye West bisa dibandrol dengan harga Rp30 juta hingga Rp90 juta. Adidas Hyper Adapt bahkan dilego dengan harga Rp23 juta per pasang. Padahal, harga retail lebih murah.

“Hal ini karena sepatu itu diproduksi terbatas dan ada faktor kolaborasi di belakang sepatu merk tertentu. Ini yang membuat harganya mahal,” katanya.

Anehnya, semakin langka barangnya makin banyak kolektor yang memburunya. Surabaya sendiri juga mulai muncul tren investasi di sepatu.

Supaya even lebih menarik, panitia menggelar acara riffle. Harga yang ditawarkan sekitar Rp2,4 jutaan untuk sepatu Air Jordan 1 black and red, yang biasa dilego Rp7 juta serta Adidas NMD OG yang biasanya dibandrol Rp5 juta. Caranya cukup dengan membeli tiket riffle Rp10 ribu.

Panitia sendiri optimistis even yang dilaksanakan akan di Convention Center Tunjungan Plaza bakal disesaki 20 ribu pengunjung. @licom

Baca Juga:  FKPPI Jatim perkuat kemitraan dengan masyarakat jaga keutuhan NKRI