Trending News

17 Aug 2019
Sembunyikan bukti 5Kg di CPU komputer, Bandar ganja incar turis Bali-Lombok dibekuk
AKBP I Ketut Arta, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali di Denpasar, menunjukkan barang bukti kemasan ganja dan tersangka HH. @foto:hidayat
BALI / NTB / NTT / PAPUA

Sembunyikan bukti 5Kg di CPU komputer, Bandar ganja incar turis Bali-Lombok dibekuk 

LENSAINDONESIA.COM: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis ganja asal Aceh. Ganja dikirim dari Sumatera Utara ke Denpasar Bali, sedianya akan dibawa ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Barang bukti 5 kg ganja kering itu bersama seorang tersangka, pria berinisial HH (38 tahun), berhasil diamankan sejak Senin (16/10/2017). Pria ini berdomisili di Monang Maning Denpasar Barat. Petugas BNNP menggerebeknya di TKP Jalan Pura Demak, Denpasar, Bali.

Tersangka diduga bandar ganja wilayah Bali dan NTB. Bahkan, bandar ganja ini juga
diduga kuat menjadi para turis manca negara di Bali maupun Lombok sebagai sasaran konsumennya.

“Informasi didapatkan dari masyarakat, bahwa ada pengiriman narkotika jenis ganja dari Medan ke Bali,” kata AKBP I ketut Arta, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, di Denpasar, Selasa (17/10/2017).

Informasi itu dikembangkan Tim Berantas. Tim koordinasi dengan instansi terkait seperti jasa-jasa pengiriman di Denpasar. Hasil koordinasi didapatkan info barang itu dikirimkan melalui jasa pengiriman di Jalan Teuku Umar/Marlboro, Denpasar Barat.

Petugas tidak langsung mengamankan. Tapi, membuntuti pengiriman barang hingga tiba di alamat yang dituju, DI di Jl. Pulau Moyo, Denpasar Selatan. Karena informasinya pemesan barang berinisial HH, polisi menyanggong HH.

HH datang dan mengambil barang. Polisi tidak langsung menangkap. Begitu HH
membawa ganja dengan motor melintas di Jalan Pura Demak, polisi langsung menghentikannya. HH sempat berusaha kabur. Bahkan, tersangka dan polisi terjadi tarik menarik. Beruntung, polisi tidak sampai menarik pelatuk pistolnya hingga ‘door’. Saat HH akan melarikan motornya. Nahas mendadak dirinya terjatuh.

HH tidak berkutik saat petugas BNN mendapati casing CPU Computer yang dibawanya ternyata berisi 5 bungkusan kertas dililit lakban warna coklat. Setelah dibuka, isinya daun ganja kering masing-masing 1 Kg.

“Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 111 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009,  dengan ancaman hukuman penjara minimal 6 th dan maksimal 20 th,” kata Ketut Arta. @hidayat

Related posts