LENSAINDONESIA.COM: Kepolisian Sektor Tegalsari berhasil mengungkap identitas pria yang tewas bunuh diri dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Kamis (19/10/2017) malam kemarin.

Dia adalah, Zainul Alfian (29) warga Jl Keputran Panjunan III/53 Surabaya. Seorang duda yang sudah pisah dengan istrinya tahun 2015 silam.

Menurut keterangan kakak korban yang bernama Samsul, Zainul ternyata sudah mengalami kelainan jiwa sesaat setelah pulang nyantri dari salah satu pondok pesantren di daerah Madura tahun 2012 silam.

Kemudian dua tahun silam, Zainul bercerai dengan istrinya. Sempat jadi driver Gojek sejak awal tahun 2017. Namun Agustus 2017 lalu sempat di suspend (pemutusan hubungan kerja) dari pekerjaannya sebagai driver ditambah dengan ponsel miliknya yang juga hilang.

“Tiga hari terakhir korban gelisah dan cenderung tempramen serta mondar mandir kesana kamari seperti orang linglung,” ucap Samsul.

Sementara itu, Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo membenarkan bahwa korban memang punya kelainan jiwa sejak lima tahun silam.

“Itu dibuktikan dengan surat keterangan rawat jalan dari RSJ Menur, buku atau kartu pasien dari rumah sakit jiwa tersebut dan surat pengantar bahwa 26 Oktober mendatang korban harus periksa ke RSJ Menur,” ujarnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Zainul Abidin.

Ditanya terkait hasil visum, David mengatakan, pihaknya tak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. “Sehingga, dugaan kuat korban meninggal dunia karena bunuh diri,” katanya.

“Namun kami masih melakukan penyelidikan mendalam, salah satunya dengan menelisik riwayat kesehatan korban baik secara psikis maupun fisik,” imbuhnya singkat. @nanda