LENSAINDONESIA.COM: Ketua Majlis Taklim Telkom Group (MTTG) dan Ketua BKM Takhobbar, Muhammad mewisuda para santri hafidz balita Daarul Jannah Takhobbar Angkatan I di Aula Balairung Telkom Ketintang, Rabu (25/10/2017).

Hadir pula Kepala Sekolah TPQ Takhobbar, Ustadz H. DA Nurdin dan Pengelola Rumah Tahfidz Daarul Jannah, Ida Sri Setyaningsih.

Muhammad mengatakan, Rumah Tahfidz Darul Jannah merupakan pengembangan dari TPQ yang pengurusannya dikawal BKM Takhobbar Telkom setahun lalu dibawa manajemen bidang TPQ.

“Peserta Tahfidz yang kami kelola, kata Muhammad, memang dikhususkan untuk balita, usia 3 sampai dengan 5 tahun.” tandas Muhammad.

Muhammad menambahkan, Taman Pendidikan Alquran merupakan wahana untuk mengkaji membaca Alquran bagi anak sangatlah penting.

“Aktifitas tersebut merupakan bekal untuk anak menjadikan Alquran sebagai pegangan hidup,” tegasnya.

Menekuni kitab suci Alquran sebagai pedoman hidup, diharapkan senantiasa memperoleh hidayah saat mengarungi kehidupan yang tak bertepi.

“Selain itu juga, mendekatkan kita kepada bacaan suci ini memberi efek kedamaian dan kesejukan di rumah.” tutur Muhammad.

Sementara itu, Kepala Sekolah TPQ Takhobbar, Ustadz H. DA Nurdin mengatakan, jumlah TPQ yang dikelola BKM Takhobbar sudah ada 247 santriwan/santriwati.

“Sedang jumlah pengajarnya ada 19 ustadz/ustadza. TPQ Takhobbar ini sudah berjalan 25 tahun dan berdiri sejak tahun 1992.” kata Nurdin.

Pengelola Rumah Tahfidz Daarul Jannah, Ida Sri Setyaningsih mewakili Sutarmi juga menyampaikan, jumlah santri Tahfidz Balita pendaftar awalnya 31 anak.

“Di perjalanan waktu, jumlah santri menjadi 21 anak. Sedang yang dinyatakan lulus dan bisa meningkat untuk belajar ke level 2 sebanyak 7 anak Wisudawan/wati.” imbuh Ida.@Rel-Licom