Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPRD Bali, Jro Gede Komang Swastika, menjadi buronan Polresta Denpasar, karena diduga kuat menjadi pengedar narkoba. Polisi bahkan menegaskan kader Partai Gerindra itu sangat berbahaya karena kemana-mana selalu membawa senjata api.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo menjelaskan Jro Gede Komang Wastika membahayakan karena ditengarai membawa senjata api tanpa izin. “Kalau tidak menyerahkan diri, ya terpaksa tim kami akan bertindak tegas,” ancamnya, Senin (6/11/2017).

Dalam penggeledahan di kamar pribadi Swastika di rumahnya Jl Pulau Batanta, Denpasar, polisi menemukan 6 paket sabu seberat 7,16 gram, 4 bong hisap sabu, pistol Baretta, 2 airsoft gun, 5 pisau belati, 1 keris kuningan, 5 kotak peluru senapan angin, 1 kotak peluru airsoft gun, 2 buku tabungan dan 5 tabung gas airsoft gun.

“Saat kami melakukan penggeledahan, pintu kamarnya terkunci dari dalam. Logikanya, di dalam kamar itu ada orang. Namun saat kami berhasil masuk dan mengecek belakang rumah ternyata ada jendela terbuka dan ada tali. Padahal selama ini, orang lain tidak diperbolehkan masuk oleh Swastika ke kamar pribadinya tersebut, termasuk istri dan keluarganya,” sambung Kombes Hadi.

Jro Gede Komang Swastika sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Minggu (5/11/2017) sore. Penetapan ini dilakukan Polresta Denpasar setelah memeriksa keterangan puluhan saksi dengan 6 tersangka di antaranya mengarah pada politisi Partai Gerindra itu. @LI-15