Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ada pasal rehab dalam dakwaan jaksa terhadap konsultan taekwondo KONI Jatim
Park Hae Jin, konsultan taekwondo KONI Jatim yang terjerat kasus narkoba (rofik)
HEADLINE JATIM RAYA

Ada pasal rehab dalam dakwaan jaksa terhadap konsultan taekwondo KONI Jatim 

LENSAINDONESIA.COM: Park Hae Jin, konsultan olahraga beladiri taekwondo yang dikontrak KONI Pemprov Jatim, Rabu (8/11/2017), menjalani sidang dalam kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam sidang, ahli taekwondo asal Korea Selatan ini mengaku mendapat sabu dari seorang tidak dikenal yang menawarkan lewat pesan singkat (SMS). “Transaksinya dengan cara diranjau di basement apartemen Dharmawangsa, Surabaya,” ujarnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Farkhan Djunaedi dalam dakwaan mengatakan terdakwa membeli sabu dari orang yang tidak dikenal melalui pesan singkat (SMS). “Dalam transaksi tersebut, terdakwa membeli sabu 2 poket seharga Rp 1,8 juta. Sesuai perintah yang diterima dalam SMS, uang transaksi ditaruh di kotak pos yang berada di basement apartemen,” jelasnya.

Terdakwa ditangkap anggota Sat Reskoba Polrestabes Surabaya, Jumat (16/6/2017) di kamar Apartemen Gunawangsa. Sebelumnya, petugas juga menangkap Park Ingsun (berkas terpisah) dan ditemukan barang bukti 3 poket sabu masing masing 0,108 gram, 0,069 gram dan 0,045 gram.

Atas perbuatannya, Park hae Jin dijerat JPU dengan pasal 112 ayat (1) jo 127 Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.@rofik

Baca Juga:  Rebut grand prize unit rumah, inilah pemenang undian WOW Smartfren