Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kemenkopolhukam sambangi Polda Jatim jelang Pilkada 2018
Irjen Carlos Tewu
HEADLINE PROOTONOMI

Kemenkopolhukam sambangi Polda Jatim jelang Pilkada 2018 

LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Rabu (8/11/2017), mendatangi Mapolda Jawa Timur di Jl Ahmad Yani, Surabaya, untuk membahas potensi konflik menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2018.

Pertemuan untuk melakukan evaluasi itu dihadiri petinggi Polda Jatim. Di antaranya Irwasda Kombes Wahyu Hidayat didampingi Karo Ops Kombes Heri Sitompul, Karo SDM Kombes Rastra Gunawan dan 18 Forpimda Tingkat Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada Tahun 2018.

Usai bertemu dengan sejumlah pejabat Polda Jatim, Deputi V Kemenkopolhukam Irjen Pol Carlo Tewu mengatakan, selain membahas potensi konflik, pihaknya juga datang untuk melakukan evaluasi pemantauan di 18 kabupaten dan kota Jawa Timuryang akan melaksanakan Pilkada 2018.

“Koordinasi dan evaluasi ini sebagai wujud implementasi desk penanganan keamanan dalam negeri yang dipunya Kemenkopolhukam. Ada informasi berbagai potensi konflik yang bersumber dari penanganan sumber daya alam, pertanahan, suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), serta batas daerah,” ujarnya.

Irjen Carlos Tewu menjelaskan, untuk bisa meredam konflik yang berpotensi terjadi, perlu upaya sinergi berbagai pihak dan melakukan langkah-langkah strategis. Salah satunya terkait netralitas PNS dan TNI/Polri di Pilkada Jatim. “Pemantauan terkait netralitas tersebut bukan dilakukan pada pasangan calon tapi lebih pada pemantauan tim sukses. Akan ada tim terpadu untuk cegah konflik yang ganggu jalannya Pilkada,” sambungnya.

Sayangnya, Irjen Carlos Tewu enggan menjelaskan lokasi zona merah di Jawa Timur yang patut diwaspadai karena rawan konflik. Menurutnya, pemetaan konflik dan penanganan di daerah, akan dilakukan Desk Penanganan. Desk ini terdiri dari pemerintah daerah dibantu Polda dan Kodam.”Rawan konflik ini tidak hanya masalah Pilkada, tapi secara menyeluruh. Kami yakin, Polda Jatim dalam hal ini sudah lakukan antisipasi,” pungkasnya. @LI-15

Baca Juga:  Segera! Sisternet bakal bikin aplikasi jualan online maksimal