Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kompleks kos narkoba di Surabaya digerebek polisi, dua pasutri dan seorang pengedar diciduk
Kapolsek Bubutan Kompol Dies Ferra menunjukkan barang bukti dan tersangka sabu (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Kompleks kos narkoba di Surabaya digerebek polisi, dua pasutri dan seorang pengedar diciduk 

LENSAINDONESIA.COM: Tim Anti Bandit Polsek Bubutan meringkus dua pasangan suami istri (pasutri) dalam kasus kepemilikan sabu. Masing-masing adalah Andreas (21) dan Onyvia (20), serta Ahmad Suryadi (40) dan Jee Cinta (40). Mereka diciduk di sebuah kopleks kos-kosan Jl Sememi VI Surabaya.

Penangkapan terhadap kedua pasutri tersebut berawal dari informasi warga Jl Sememi VI yang melaporkan bahwa di lingkungan tempat tinggalnya ada kompleks kos-kosan yang sering menggelar pesta narkoba karena ada pengedar yang tinggal disitu.

“Kedua pasutri itu kami tangkap di lokasi yang sama tapi di kamar yang berbeda. Awalnya kami menangkap Andreas dan Onyvia. Kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap Ahmad dan Jee Cinta,” ujar Kapolsek Bubutan Kompol Dies Ferra, Rabu (8/11/2017).

Dari kamar Andreas dan Onyvia diamankan barang bukti 1 poket sabu 0,15 gram dan seperangkat alat hisap. Sedangkan, dari kamar Ahmad dan Jee Cinta juga diamankan barang bukti 1 poket sabu plus alat hisapnya.

Kedua pasutri itu mengaku mendapat pasokan sabu dari Zulfahmi. “Dia (Zulfahmi) kami tangkap hari itu juga di kawasan Sememi juga, namun gangnya berbeda. Dari tangannya diamankan 5 poket sabu dengan berat total 1 gram,” tambah Kompol Dies Fera.

Di hadapan polisi, Jee Cinta mengaku sudah sering menghisap sabu bersama suaminya (Ahmad). “Saya selalu nyaman saat menghisap sabu bersama suami saya,” aku wanita yang juga residivis kasus narkoba ini. @nanda

Baca Juga:  Pengunjung Cafe Athena tawuran, satu orang terluka