Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Material buruk, proses cetak e-KTP terhambat
HEADLINE JATIM RAYA

Material buruk, proses cetak e-KTP terhambat 

LENSAINDONESIA.COM : Kualitas material blanko KTP-el (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) membuat pelayanan cetak sedikit terhambat. Ditambah lagi dengan gangguan sistem jaringan pusat membuat kian kompleks permasalahan sehingga proses cetakpun semakin terlambat, Selasa (07/11/2017).

Sejak kebijakan KTP elektronik ini digulirkan hampir lebih lima tahun permasalahan terus terjadi. Buruknya material blanko produksi baru ini menjadi permasalahan baru.

Di Jombang banyak penemuan kasus gagal cetak yang diakibatkan oleh buruknya kualitas material blanko KTP-el.

“Iya, memang kualitas material blanko KTP-el yang baru ini berbeda dengan yang kemarin,” ujar Ach Syarifudin Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

Akibatnya, untuk satu nama pemohon KTP saja, bisa mengulang 3 hingga 4 kali. Selain itu, saat proses pengaktifan hasil cetak terkadang ada kendala gagal aktivasi.

Diungkapkannya, nlanko KTP-el yang rusak mencapai 2300 material blanko. Dari kiriman per 10.000 blanko sendiri dengan tingkat kerusakan antara 1.000 – 2.000 blanko.

“Dan yang terakhir kerusakannya malah ada sekitar 2.300 blanko yang rusak. Kondisi ini membuat keterlambatan proses, karena memang kualitas material blanko KTP-el berbeda dengan tahun yang lalu,” jelasnya kepada lensaindonesia.com sembari menyatakan blanko rusak dikembalikan pada negara.

Dia menegaskan sarana pra sarana di daerah tidak ada kendala. Disepndukcapil telah mengoperasikan 8 alat cetak ditambah 3 alat cetak cadangan. “Dalam waktu normal, satu kali proses cetak satu pemohon hanya membutukan waktu sekitar 5 menit dan sehari ada 500-1.000 orang yang dilayani. Selain itu kita juga melakukan jemput bola ke Desa,” pungkasnya. @Obi

Baca Juga:  BNPT siap bantu Pertamina identifikasi ancaman non fisik radikalisme