Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Berdalih parno akibat narkoba, pria keturunan arab ini curi mobil box
Kompol Bagus bersama tersangka dan mobil box curian (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Berdalih parno akibat narkoba, pria keturunan arab ini curi mobil box 

LENSAINDONESIA.COM: Sulaiman Barmen (21) dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Mulyorejo, lantaran mencuri mobil box Daihatsu Grand Max L 8114 AK yang dikemudikan Hardian Adiseputra, warga Jl Kertajaya Indah Surabaya.

Pencurian berawal ketika warga Jl Ampel Gubah Lor Surabaya ini melintas di Komplek AL Jl Memet Sastro Wiryo, Rabu (15/11/2017) pukul 17.00 WIB. “Saya akui saya sedang takut saat itu. Saya merasa seperti dikejar-kejar dan dibayangi petugas yang dulu pernah merehab saya,” aku pria keturunan arab ini.

Dengan dalih ketakutan (parno), Sulaiman yang saat ini naik motor mengaku mendadak punya inisiatif menepi dan bersembunyi di dalam mobil box yang dikendarai korban. Kebetulan saat itu sopir mobil box lupa menutup pintu mobil dan meninggalkannya begitu saja di pinggir jalan.

Setelah berhasil masuk, pelaku tiba-tiba punya niatan jahat membawa kabur mobil box tersebut. “Kebetulan kuncinya menempel, jadi ya sekalian saya bawa kabur aja karena saya takut. Eh, baru jalan sebentar sudah dihentikan pak polisi sama yang punya mobil,” terangnya.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Bagus Dwi Rusiawan mengatakan, beruntung saat itu ada anggotanya yang berada tak jauh dari lokasi kejadian sehingga bisa dengan sangat cepat bertindak ketika mendengar teriakan korban yang meminta tolong. “Setelah dikejar bersama, pelaku dapat dihentikan di depan sebuah perumahan arah Pantai Ria Kenjeran sekitar 800 meter dari lokasi pelaku mencuri mobil box tersebut. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti kami amankan ke Mapolsek,” ujarnya, Kamis (16/11/2017).

Dalam pemeriksaan, Sulaiman jujur mengakui jadi pecandu sabu dan berdalih aksinya melakukan pencurian karena parno (ketakutan) akibat lama tak mengkonsumsi.

Ditanya hal tersebut terkait Kompol Bagus tak menampiknya. “Ya, pelaku memang mengaku (pernah mengkonsumsi narkoba). Itu juga sedang kami dalami saat ini. Yang jelas semenjak keluar dari tempat rehabilitasi, pelaku memang 10 hari tidak pulang ke rumah,” jawabnya singkat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini Sulaiman dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana tujuh tahun penjara. @nanda