Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Besok, istri Setya Novanto penuhi panggilan penyidik KPK
Deisti Astiani Tagor istri Setya Novanto. FOTO: Istimewa
HEADLINE UTAMA

Besok, istri Setya Novanto penuhi panggilan penyidik KPK 

LENSAINDONESIA.COM: Deisti Astiani Tagor, istri Setya Novanto akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) besok. Hal itu disampikan kuasa Hukum Setya Novanto, Frederich Yunadi, Minggu (19/11/2017).

Deisti akan diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang menjerat suaminya, yaitu Ketua DPR RI Setya Novanto hingga menjadi tersangka.

“Pasti datang dong, kalau beliau enggak sakit enggak apa, pasti datang. Kalau beliau sakit kan enggak datang, kalau enggak sakit, ya datang,” kata Frederich usai menemui pihak Setya Novanto di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Meski begitu, Frederich belum tahu pasti jam berapa istri Setya Novanto itu datang menemui panggilan penyidik KPK. Ini karena Deisti datang tanpa didampingi pengacara.

“Sebenarnya tidak ada larangan seorang saksi didampingi pengacara, tapi KPK kan membuat peraturan kalau saksi tidak boleh didampingi,” ujarnya.

Diketahui, panggilan dari penyidik KPK untuk istri Setya Novanto ini merupakan yang kedua kalinya. Pada panggilan pemeriksaan 3 November 2017 lalu, Deisti tidak bisa hadir dengan alasan sakit. Hal itu ia buktikan dengan adanya urat keterangan sakit dari Aditya Medical Centre.

Deisti diduga memiliki keterlibatan dalam dugaan korupsi e-KTP sebab ia merupakan mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana yang merupakan salah satu peserta tender proyek pengadaan e-KTP.

Dalam sidang, jaksa KPK menyebut istri dan anak Novanto masing-masing memiliki 50 persen dan 80 persen saham PT Mondialindo Graha Perdana. Perusahaan ini diketahui sebagai pemegang saham PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta tender proyek KTP-el.

Tak hanya itu, pada persidangan tersebut Novanto mengaku pernah menjadi Komisaris di PT Mondialindo Graha Perdana pada 2000-2002. Namun, dia berkelit kalau istri dan anaknya ikut dalam kepemilikan perusahaan tersebut.@LI-13

Baca Juga:  Bumikan Pancasila ke milenial, Presiden: Enggak apa nebeng Didi Kempot dan Sobat Ambyar “Sad Boy/Girl “