LENSAINDONESIA.COM: Penanggung Jawab Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Kota Bekasi, dr. Thomas Harry Adoe, SpA mengatakan bayi prematur mempunyai potensi masa depan yang baik sama dengan bayi lahir normal. Syaratnya jika bayi tersebut mendapat tatalaksana yang baik dan benar.

“Oleh karenanya kegiatan ini dapat mengajak orang tua, masyarakat, rumah sakit dan pimpinan daerah untuk lebih memberikan perhatian dalam upaya menurunkan kematian bayi-bayi dan mencegah kesakitan jangka panjang seperti gangguan pemusatan perhatian bicara dan lain sebagainya dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang baik dan optimal untuk generasi bangsa ini” jelas dr. Thomas ditemui dalam kegiatan bersama Komunitas Orangtua Bayi Prematur Kota Bekasi akhir pekan lalu.

dr. Thomas juga mengajak ibu hamil untuk memeriksa kesehatan dengan teratur di fasilitas yang tepat. Hal ini sebagai upaya mengenali faktor-faktor risiko kesakitan pada ibu dan bayinya sebagai cara tepat mencegah kematian oleh karena keterlambatan mendapat pelayanan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan pemegang kartu sehat warga Kota Bekasi tidak perlu bingung jika terjadi kelahiran yang luar biasa. Serta tidak perlu mencari rumah sakit yang mewah-mewah karena semua ada di RSUD Kota Bekasi.

“Rumah sakit ini adalah rumah sakit milik warga” ujarnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan dr. Kusnanto Saidi Kota Bekasi melakukan upaya layanan pada bayi-bayi prematur sebaik mungkin. Dimulai dari pemenuhan sarana hingga kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) walau pun belum sempurna.