Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Lepas petugas PMK dalam kasus sabu, lima oknum polisi diperiksa Propam
Ilustrasi oknum polisi diciduk Propam
HEADLINE JAKARTA

Lepas petugas PMK dalam kasus sabu, lima oknum polisi diperiksa Propam 

LENSAINDONESIA.COM: Lima oknum polisi anggota Sat Reskoba Polres Metro Jakarta Timur yang diduga menerima suap saat membebaskan dua petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur, A dan D dalam kasus sabu, diciduk dan kini diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz menjelaskan kelima oknum polisi itu diduga melakukan penyalahgunaan wewenang berupa pungli terkait pelepasan dua pelaku tindak pidana narkotika atas nama A dan D. Masing-masing Bripka LZ, Bripka FZ, Briptu NS, Bripka DD dan Bripka SJS. “Ada dugaan pungli dengan imbalan uang sebesar Rp 40 juta,” terangnya, Kamis (23/11/2017).

Irjen Idham Aziz menambahkan, kasus ini bermula saat 5 anggota Sat Reskoba Polres Metro Jakarta Timur menangkap A dan D di kantor Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Jl Matraman Raya, Minggu (19/11/2017). Dari tempat kejadian perkara, polisi menyita satu kantung plastik bekas sabu dan sebuah alat hisap.

Kelima anggota polisi itu kemudian menghubungi Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Gatot. Sebagai pimpinan, Gatot, kemudian meminta agar anak buahnya tak ditahan. “Yang bersangkutan meminta tolong agar tidak dilanjutkan ke proses hukum dan bersedia memberikan uang Rp 40 juta. Setelah sepakat, Bripka FZ lalu melepaskan A dan D,” papar Irjen Idham Aziz.

Selanjutnya pada Selasa (21/11/2017), oknum polisi nakal itu mengambil uang suap di kantor Sudin Damkar Jakarta Timur. Namun ternyata suap itu terendus petugas Propam Polda Metro Jaya yang langsung menciduk para pelaku berikut uang uang puluhan juta sebagai barang bukti. “Mereka diamankan beserta barang bukti uang Rp 39.200.000. Kini para oknum nakal itu masih menjalani pemeriksaan di Subbid Paminal Bid Propam Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Baca Juga:  Korban dugaan perzinahan Ipda GT bertambah, seorang perempuan lapor Polda Jatim

Dengan tegas Irjen Idham Aziz berjanji memecat kelima anggotanya itu apabila nantinya dinyatakan bersalah di pengadilan. “Akan saya PTDH (pemecatan tidak dengan hormat) bagi mereka yang terlibat,” pungkasnya.

Sedangkan A dan D, dua anggota pemadam kebakaran yang tertangkap dalam kasus narkoba kini kasusnya tetap dilanjutkan di Polres Jakarta Timur. @LI-15