Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: CLS Knights Indonesia kembali memainkan laga tandang mereka di kancah ASEAN Basketball League melawan tim tuan rumah Thailand Mono Vampire Basketball Club, siang ini (pukul 15.30 WIB) di Stadium 29, Bangkok.

Pelatih CLS Night Indonesia Koko Heru Setyo Nugroho mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tidak kehilangan energi dan fokus serta waspada dengan kekuatan Mono Vampire, meski mereka juga mengalami kekalahan dipertandinhan kandang kemarin melawan wakil Malaysia Westsport Malaysia Dragons 112-116 (dua kali over time).

“Evaluasi kami yakni para pemain harus fokus mempertahankan ritme permainan dan memaintance energi selama empat kuarter nanti. Kami juga harus memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi di sisa 5 menit kuarter ke empat seperti pada game kemarin saat menghadapi Slingers. Selama hal ini bisa di atasi CLS Knights punya kesempatan untuk mendapatkan hasil yang baik melawan Mono Vampire,” ujar Koko dalam keterangan resminya, Rabu (29/11/2017).

“Mereka pasti juga ingin bangkit dari kekalahan kandang pertama pada game kemarin. Yang harus di waspadai, para pemain lokalnya rata-rata adalah para pemain timnas dan juga mereka punya dua pemain impor yang punya skill mumpuni. Saya katakana kepada para pemain, kita harus lebih siap dan berani meladeni mereka, walaupun kita akan tampil di bawah tekanan para pendukungnya. Kuncinya itu tadi, jangan sampai hilang energi di kuarter akhir,” imbuhnya lagi.

Kapten tim CLS Knights Indonesia, Sandy Febiansyakh Kurniawan mengaku akan belajar dari pengalaman dari kekalahan kemarin melawan Singapura Slingers dan bertekad untuk bangkit pada game kedua tandang mereka. Baginya kekalahan kemarin membuat ia dan rekan-rekannya terpacu untuk bisa tampil lebih lepas namun tidak kehilangan fokus dan energi seperti yang dikemukan oleh sang pelatih.

“Sayang sekali, Seharusnya kemarin kami bisa ambil game melawan Slingers. Kita tidak mau kecolongan lagi. Coach sudah mengatakan untuk tetap fokus terutama memasuki kuarter krusial. Baik CLS dan Mono Vampire sama-sama mengalami kekalahan. Pastinya kedua tim akan tampil dengan penuh semangat. Tapi semua sudah bertekad sama untuk bisa ambil game ini,” ujar Sandy.

Kehadiran Evan Brock pada pertandingan perdananya menggantikan Duke Crews, menurutnya belum bisa terukur dalam satu pertandingan saja. Tapi ia yakin dengan kualitas eks pemain Atlanta Hawks tersebut dapat membantu kinerja tim CLS Knights untuk bisa bersaing secara kompetitif di kancah ABL musim 2017 ini.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan seorang Evan Brock saja. Semua pemain juga harus berkontribusi karena kami sudah berlatih dengan keras dan percaya dengan kualitas tim ini. Memang benar kami seperti kehilangan Duke. Tapi dia tetap ada untuk dukung kita terus. Masuknya Brock menggantikan Duke tentunya membawa kontribusi buat tim. Tapi kita tahu kemarin dia baru saja tiba dan pastinya butuh adaptasi dengan kita semua. Tidak mudah untuk datang dan langsung main, butuh chemistry bersama baik di latihan dan juga saat tanding. Tapi dia pemain hebat, semoga di game selanjutnya kita bisa tampil lebih baik,” terang Sandy.@Fredy