LENSAINDONESIA.COM: Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) membidik dua perusahaan yang ditengarai mengimpor prekursor atau bahan campuran pembuatan narkoba cair yang diproduksi Diskotek MG International Club.

“Hasil uji laboratorium BNN, dapur narkotika itu menggunakan prekursor jenis piperonal atau heliotropine dan asam asetat murni, benzochinone dan merkuri klorida. Bahan-bahan tersebut peruntukannya untuk farmasi. Ini jelas penyimpangan,” ujar Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (21/12/2017).

Dijelaskannya, prekursor Diskotek MG memang masuk melalui jalur resmi. Namun semestinya prekursor impor resmi itu berada di pabrik farmasi, bukannya beredar bebas. Oleh karena itu, BNN telah mengantongi dua perusahaan yang diduga membantu Diskotek MG mendapatkan prekursor tersebut. “Bahannya dari dua sumber, itu sumber yang resmi dari importir. Nanti ada dua perusahaan akan kami panggil,” sambungnya.

Berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor, impor prekursor hanya boleh dilakukan industri farmasi yang memiliki izin sebagai importir. “Jika terbukti dua perusahaan yang datanya sudah kami kantongi melakukan penyimpangan, maka bisa kami pidanakan. Karena tindak pidana narkotika dan prekusor narkotika itu sama hukumannya,” pungkas Irjen Arman Depari. @LI-15