Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Praperadilan ditolak, konsultan pajak tetap jadi tersangka penipuan
Hakim Dwi Purwadi memimpin sidang gugatan praperadilan konsultan pajak vs Polsek Gubeng
HEADLINE JATIM RAYA

Praperadilan ditolak, konsultan pajak tetap jadi tersangka penipuan 

LENSAINDONESIA.COM: Mengajukan perlawanan dengan mengajukan gugatan praperadilan, Leny Anggreini, konsultan pajak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh Polsek Gubeng, cuma bisa pasrah.

Dalam amar putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang dibacakan Hakim tunggal, Dwi Purwadi, Kamis (21/12/2017), permohanan praperadilan yang diajukannya dianggap tidak cukup bukti dan dinyatakan ditolak, sehingga statusnya tetap dinyatakan sebagai tersangka.

“Pemeriksaan termohon terkait dengan penetapan sebagai tersangka sudah sesuai dengan prosedur dan menyatakan permohonan termohon ditolak,” tegas Hakim Dwi Purwadi.

Hakim Dwi Purwadi memerintahkan, agar penyidik Polsek Gubeng sebagai termohon tetap melanjutkan proses hukum pemohon (Leni Anggreini). “Memerintahkan kepada pemohon (Polsek Gubeng) agar tetap melanjutkan proses hukum yang sudah berlaku sebagaimana telah menetapkan termohon sebelumnya (tersangka),” tambahnya Hakim Purwadi.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Joko ditemui usai sidang menyatakan, pihaknya telah melakukan penanganan kasus ini sesuai prosedur. Setelah menerima laporan, pihaknya memanggil dan memeriksa saksi-saksi.

“Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan hasil dari gelar perkara di Polrestabes Surabaya, kami meningkatkan status saksi (terlapor) menjadi tersangka sesuai 184 KUHAP,” ungkapnya singkat.

Perlu diketahui, Leny Anggreini menempuh perlawanan hukum dengan mengajukan permohonan praperadilan dengan Nomor : 55/PRAPER/2017/PN.SBY tanggal 30 November 2017, terhadap Polsek Gubeng yang telah menetapkannya sebagai tersangka.

Leny Anggraeni ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Salim Himawan Saputra ke Polsek Gubeng dengan laporan polisi nomor : LP/240/B/IX/2017/JATIM/RESTABES SBY/SEK GBG atas tuduhan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 500 juta. @rofik

Baca Juga:  Pelindo III kucurkan Rp 600 juta untuk biaya operasi pasien kelainan jantung di RS PHC