Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Gunung Agung kembali erupsi dengan menyemburkan asap berwarna kelabu yang mencapai ketinggian sekitar 2.500 meter dari puncak kawah, Sabtu (24/12/2017). Erupsi tercatat terjadi sekitar pukul 11.57 WITA.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana di Pos Pengamatan Gunung Agung, Karangasem, menjelaskan asap tebal bercampur abu gunung itu condong mengarah ke timur laut mengikuti arah angin yang bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur. Asap itu bahkan terlihat dari Posko Utama Tanah Ampo yang berjarak sekitar 22 kilometer.

Dilansir dari Antara, PVMBG mencatat selama periode laporan enam jam sekali dari pukul 06.00 hingga 12.00 WITA, gunung yang disucikan umat Hindu itu masih memiliki aktivitas vulkanik.

Gunung Agung tercatat mengalami sekali letusan dengan amplitudo 26 milimeter berdurasi 120 detik, tiga kali hembusan, gempa rendah sebanyak empat kali dan vulkanik dangkal sebanyak tiga kali.

Mengingat masih ada aktivitas vulkanik di dalam tubuh gunung dan status awas atau level IV, PVMBG mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 8-10 kilometer dari kawah gunung.

Di luar radius tersebut, aktivitas dapat berjalan normal dan masih tetap aman.@licom