Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Teka-teki pembunuhan sadis Setio Budiono (40), tukang servis AC yang tewas dengan puluhan luka bacok di Jl Gembong Sawah III Surabaya, Sabtu (23/12/2017) petang lalu, mulai menunjukkan titik terang.

Sumber Lensa Indonesi di kepolisian menyebut, saat itu korban bersama seorang rekannya baru saja membetulkan AC milik seorang warga di Benowo. Selanjutnya, korban dan temannya menuju ke kawasan Koblen untuk melihat perlombaan burung.

Mendadak saat itu korban ditelpon seseorang untuk datang ke kawasan Gembong Sawah karena ada seseorang yang ingin servis AC.

Nah, di Jl Gembong Sawah ini korban dicegat 4 orang yang berboncengan 2 motor. Tiga orang langsung mendekatinya dan menyerang tanpa basa-basi dengan senjata tajam. “Korban akhirnya roboh dengan sekitar 28 luka bacok. Yang paling parah ada di perut kiri. Sedangkan temannya yang kabur duluan sampai saat ini masih dicari polisi,” terang sumber tersebut sambil meminta namanya dirahasiakan.

“Jadi pelakunya 4 orang. 3 orang jadi eksekutor dan 1 orang bertugas mengawasi situasi. Berdasar keterangan sejumlah saksi, pelaku mengendarai motor Yamaha Jupiter biru. Saat ini rekaman CCTV lalu lintas di sekitar lokasi sedang diperiksa untuk melacak pelaku,” pungkasnya.

Hingga berita ini diunggah, polisi masih menutup rapat perkembangan penyelidikan kasus ini.

Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati masih enggan memberi keterangan. Demikian juga Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela. “Kasus masih diselidiki,” jawabnya singkat. @nanda