Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ikuti AS, Guatemala pindahkan kedubes ke Yerussalem
HEADLINE UTAMA

Ikuti AS, Guatemala pindahkan kedubes ke Yerussalem 

LENSAINDONESIA.COM: Guatemala memilih untuk mengikuti jejak Amerika Serikat dan memindahkan kantor kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerussalem. Langkah ini jelas mengabaikan keputusan PBB yang menolak pengakuan sepihak AS bahwa Yerussalem adalah ibukota Tel Aviv.

Guatemala jadi salah satu negara yang mendukung Presiden AS Donald Trump. Total ada sembilan negara yang menolak resolusi PBB yang diusung 128 negara itu.

Presiden Guatemala Jimmy Morales telah mengeluarkan perintah untuk memindahkan kedutaan negaranya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Dalam sebuah posting Facebook, Morales mengatakan bahwa ia mengambil keputusan tersebut setelah berbicara dengan PM Israel Benjamin Netanyahu.

”Kami berbicara tentang hubungan baik yang kami miliki seperti negara-negara (lain) sejak Guatemala mendukung pembentukan Negara Israel,” kata Morales dalam sebuah posting di halaman Facebook resminya.

”Salah satu isu yang paling relevan adalah mengembalikan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem,” lanjut dia, yang dikutip Senin (25/12/2017).

Namun Morales tidak menyebutkan langkah apa saja yang dilakukan negara tersebut untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel atau tidak.

Sebelum resolusi PBB diputuskan, Presiden Donald Trump mengancam akan memotong bantuan untuk negara-negara yang menentang AS dalam pemungutan suara untu

AS adalah donor terpenting bagi bantuan ke Guatemala, sebuah negara miskin di Amerika Tengah.@licom