LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak sembilan rumah warga, empat motor dan dua mobil rusak parah akibat ditabrak truk trailer bermuatan alat berat, Selasa (26/12/2017). Akibatnya tujuh orang jadi korban dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Kelima korban yaitu Imam Syafii (65), sopir truk; Sri Utami, istri sopir truk; Kusmianto, sopir backhoe. Sedangkan lima anak sopir truk adalah Irfan Sugiharto, kelas 6 SD, yang mengalami keseleo; Putri Rahayu, kelas 5 SD; Rafli Firansyah, kelas 2 SD; Pandu Ariya, kelas 1 SD; dan Bandriyo Setiawan, balita usia 5 bulan. Lalu ada satu pengendara sepeda motor yang sedang memarkirkan kendaraannya di depan rumah warga, yakni Galang Bima.

Kasatlantas Polres Batu AKP Ari Galang Saputra mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Dugaaan sementara, kecelakaan terjadi akibat truk bernopol B 9355 HW mengalami rem blong.

“Dugaan sementara terjadinya kecelakaan tersebut akibat rem truk trailer tidak berfungsi alias blong,” kata Ari, Selasa (26/12/2017).

Para korban dibawa ke RS Baptis Batu dan RS Universitas Muhammadiyah. Rumah yang mengalami kerusakan adalah milik rumah milik, Imam, Suharto, Turiono, Heru Suwantoro, Sugiardi, Suparman, Dwi Sudarto, Gayon dan Agus semuanya warga Rt. 04 Rw. 08 Kel. Dadaprejo Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Kecelakaan terjadi di tikungan Jalan Ir. Soekarno, Kota Batu, Jawa Timur. Kecelakaan berawal truk yang membawa backhoe melaju dari arah Kota Batu menuju Surabaya lepas kendali saat melalui jalan menurun.

Arus lalu lintas sempat macet dan dialihkan ke jalur alternatif.