LENSAINDONESIA.COM: Mantan Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar (WUS) Sitrul Arsyih Musa’ie mengaku bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana Participating Interest (PI) pengelolaan migas di wilayah Kabupaten Sumenep dan Madura.

Mantan Dirut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep itu pun mengembalikan uang 35.969 dollar AS dan Rp2,289 miliar kepada penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Rabu (27/12/2017).

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, bahwa ini merupakan pengembalian uang tahap kedua yang dilakukan tersangka Sitrul. Sebelumnya, Sitrul telah mengembalikan uang sebesar Rp2,289 miliar dan 167.661 dollar AS. Uang PI tersebut sempat digunkan untuk kepentingan pribadi Sitrul.

“Tersangka Sitrul mengaku bersalah telah menggunakan uang perusahaan PT WUS. Tindakkan untuk kepentingan pribadi saat menjabat sebagai Dirut PT WUS pada 2011-2015 tersebut telah merugikan negara. Uang itu terebut merupakan free 10 persen dari dana PI yang diterima dari PT Santos Madura Offshore PSC (Production Sharing Contract),” ungkap Didik.

Lebih lanjut, mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya ini menyampaikan uang yang di kembalikan Sitrul tersebut akan di rekening penampungan Kejati Jatim di BRI Cabang Kaliasin.

Terkait proses hukum Sitrul, saat ini Kejati Jatim telah merampungkan berkas perkaranya. “Rencananya, awal tahun nanti (2018), berkasnya segera kami limpahkan ke pengadilan Tipikor Surabaya,” pungkas Didik.

Diketahui, kasus dugaan penyelewengan dana Participating Interest (PI) PT Wira Usaha Sumekar (WUS) ini mulai disidik Kejati Jatim sejak pertengahan Juli 2017 lalu.

Berawal dari temuan BPK yang mengaudit PT WUS, diketahui selama dipimpin Sitrul ada beberapa pengeluaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Berbekal temuan dari BPK itu, Kejari Sumenep sempat menelisik kasus di PT WUS. Karena lokasi perbuatan tersangka juga ada yang di luar Kabupaten Sumenep, akhirnya kasus itu ditarik ke Kejati Jatim.

Dari hasil penyidikan Kejati Jawa Timur akhirnya menetapkan Sitrul Arsy Musa’ie sebagai tersangka.@rofik