Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jawa Timur Anom Surahno dan Ketua DWP Biro Pemerintahan dan Otoda Setdaprov Jatim Christinari Ratih bersama anggota DWP Biro Pemerintahan dan Otoda usai lomba mewiru dan mengenakan kain jarit, Jumat (29/12/2017). FOTO: sarifa-lensaindonesia.com
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otoda) Setdaprov Jawa Timur menggelar peringatan HUT DWP ke-18 dan Hari Ibu ke-89. Salah satu acaranya yakni mengadakan lomba mewiru dan mengenakan kain jarit bagi ibu-ibu DWP.

“Peringatan Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan ini kami sengaja mengadakan lomba wiru jarit. Karena kain jarit memang identik dengan ibu-ibu atau wanita Indonesia. Ini juga upaya melestarikan budaya nasional dengan menggalakkan cinta berkain,” ujar Ketua DWP Biro Pemerintahan dan Otoda Setdaprov Jatim Christinari Ratih pada LICOM usai acara di Kompleks Kantor Gubernur Jatim, Jl Pahlawan- Surabaya, Jumat (29/12/2017).

Lebih dari itu, lanjut dia, dengan adanya kegiatan semacam ini tujuannya untuk silaturahim dan menjaga rasa persahabatan persaudaraan antar anggotanya.

“Apalagi ini juga menjelang akhir tahun. Momen ini juga bisa untuk refleksi bagi kaminsemua, sama-sama melakukan introspeksi diri agar tetap kompak selalu sebagai ibu-ibu DWP,” jelas istri Kabiro Pemerintahan dan Otoda Setdaprov Jatim Anom Surahno ini.

Sementara, Kabiro Anom mengapresiasi kegiatan positif dari ibu-ibu DWP semacam itu. Selain bisa mempererat tali silaturahmi sesama istri-istri ASN, juga ikut melestarikan kebudayaan bangsa dengan menggalakkan cinta memakai kain, seperti kain jarit.

“Tentu kami mendukung dan mengapresiasi kegiatan positif ibu-ibu DWP agar lebih intens berkumpul dan guyub. Tetap cinta berkain, jangan meninggalkan budaya kita, justru kalau bisa cinta memakai kain ini diterapkan dalam keseharian, karena memang itu ciri khas wanita Indonesia,” imbuh Anom.

Acara tadi diikuti oleh puluhan ibu-ibu DWP, mulai dari pegawai wanita hingga sejumlah istri pegawai. Diawali dengan pemotongan tumpeng, lomba wiru jarit hingga arisan rutin DWP.@sarifa