Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Mainkan korek di wajah teman, mahasiswa pelayaran terancam 5 tahun penjara
M Effendi, mahasiswa pelayaran jadi terdakwa kasus penganiayaan (rofik)
HEADLINE JATIM RAYA

Mainkan korek di wajah teman, mahasiswa pelayaran terancam 5 tahun penjara 

LENSAINDONESIA.COM: Muhammad Efendi, mahasiswa pelayaran Hang Tuah, Kamis (28/12/2017), duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya untuk menjalani sidang perdana dalam agenda dakwaan dalam kasus penganiayaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo dari Kejari Surabaya mendakwanya dengan pasal 351 ayat (1) karena melakukan penganiayaan terhadap saksi (korban) Wahyu Dhimas Syahbada, pada Kamis (14/9/2017) di tempat kosnya Jl Arief Rahman Hakim 3C, Surabaya. “Terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi (korban) menggunakan tangan kosong dan menendang muka hingga mengalami luka lebam, karena tersinggung setelah dikatai ‘jancuk’,” terang JPU Damang Anubowo.

JPU Damang menjelaskan lebih lanjut, saksi (korban) marah terhadap korban karena saat tidur diganggu. Saat itu terdakwa memainkan korek di wajahnya, sehingga korban kaget dan terbangun. “Saat terbangun saksi (korban) memaki terdakwa secara spontan,” tambahnya.

“Terdakwa melakukan memukul dan beberapa kali menendang muka serta dada saksi. Saksi yang berusaha kabur, oleh terdakwa masih terus dikejar sehingga beberapa rekannya melerai,” pungkas JPU Damang.

Dalam dakwaan JPU diketahui, terdakwa merupakan mahasiswa pelayaran Hang Tuah, Keputih, Surabaya. Saksi sendiri baru tiba di Surabaya dari Malang untuk menghadiri pelepasan Taruna Pelayaran.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan luka di daerah mata kiri , di mata kanan dan di rahang kanan, luka lecet di pelipis kiri serta kemerahan di selaput mata kanan bagian luar akibat benda tumpul.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat pasal 351 ayat (1) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. @rofik