Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Puluhan anak muda Israel tolak gabung wajib militer demi Palestina
Pemuda Israel dan wajib militer
Global

Puluhan anak muda Israel tolak gabung wajib militer demi Palestina 

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan pemuda Israel melakukan pembangkangan sipil terhadap kebijakan pemerintah dengan tegas menolak bergabung dalam Israel Defence Force (IDF-militer Israel).

Mereka menolak bergabung dengan IDF karena sikap rasialis pemerintah terhadap warga Arab Israel maupun penjajahan atas tanah Palestina.

Dalam sebuah surat yang ditujukan ke pejabat negara termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, 63 pemuda Israel berusia wajib militer itu menuding pemerintah menerapkan kebijakan rasis yang melanggar hak asasi manusia. “Kami memutuskan tidak ingin ikut menjajah dan mempersekusi warga Palestina dan memecah semua orang ke dua kubu yang berseberangan,” bunyi surat itu, yang dimuat di surat kabar Yedioth Ahronoth edisi Kamis (28/12/2017).

“Selama mereka (Palestina) terpaksa hidup di bawah penjajahan yang merebut hak asasi mereka, kedamaian tidak bisa dicapai,” lanjut pernyataan itu.

Padahal di bawah hukum Israel, wajib militer berlaku untuk semua penduduk termasuk perempuan. Mereka yang mangkir bisa menghadapi tuntutan hukum. @LI-15

Baca Juga:  Segera! Sisternet bakal bikin aplikasi jualan online maksimal