LENSAINDONESIA.COM: Militer Suriah didukung jet tempur Rusia meningkatkan pengeboman terhadap benteng pasukan pemberontak terakhir di pinggiran timur Damaskus. Serangan itu sebagai persiapan mematahkan pengepungan pangkalan militer oleh milisi anti pemerintah, Rabu (3/1/2018).

Saat ini pemerintah mengumpulkan pasukan khusus untuk disiapkan melancarkan serangan besar terhadap pangkalan kendaraan militer, yang dikepung pemberontak. Diyakini, sedikitnya 200 tentara terjebak di tempat itu dnegan kondisi terkepung pasukan pemberontak.

Sejak Minggu, pemberontak yang kebanyakan tergabung dalam unsur kelompok Ahrar al-Sham, berusaha memperluas kendali mereka atas pangkalan militer di Harasta, Ghouta Timur. Kawasan itu merupakan benteng terakhir pemberontak di wilayah sekitar ibukota Suriah itu.

Sumber pertahanan sipil mengatakan bahwa dalam 4 hari serangan udara berat sejak Jumat, 38 warga sipil tewas dan sedikitnya 147 orang terluka.

Peningkatan serangan terjadi dalam beberapa minggu belakangan terhadap barisan daerah utama tersebut, dengan setidak-tidaknya 50 desa direbut kembali kendalinya oleh militer Suriah dan sekutunya. @LI-15