Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito dituntut 2 tahun penjara
M Farhan, terdakwa kasus penghinaan Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito
HEADLINE DEMOKRASI

Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito dituntut 2 tahun penjara 

LENSAINDONESIA.COM: M Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah dituntut 2 tahun dalam kasus penghinaan Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Facebook dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (3/1/2018).

Tuntutan tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Raskita JF Surbakti. Dia menyatakan Farhan telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menghukum terdakwa M Farhan Balatif dengan pidana penjara selama 2 tahun dipotong masa tahanan,” ujar JPU Raskita di hadapan majelis hakim yang diketuai Wahyu Setyo Wibowo.

Setelah JPU membacakan nota tuntutan, majelis hakim kemudian menunda persidangan dan akan melanjutkannya dalam sidang minggu depan, 10 Januari 2018, dengan agenda pembelaan.

Kasus ini bermula dari postingan Farhan di Facebook yang mendapatkan tanggapan serius dari seorang anggota polisi. Postingannya yang dianggap menghina Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dilaporkan ke Polrestabes Medan. Tersangka kemudian diciduk polisi di rumah orang tuanya Jl Bono, Glugur Darat I, Medan Timur. @LI-15

Baca Juga:  Awal 2020, Taspen besut unit investasi syariah