Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Nyambi jual pil koplo, kuli bangunan diciduk polisi
Achlis, pengedar koplo yang diciduk petugas Polsek Tegalsari (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Nyambi jual pil koplo, kuli bangunan diciduk polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Achlis Maulana (20) warga Jl Blauran V Surabaya, dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari lantaran nekat menjadi pengedar pil koplo merek double L.

Penangkapan terhadap kuli bangunan ini bermula ketika Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari melakukan operasi di wilayahnya. Saat itu petugas memberhentikan seseorang bernama Kadek dan menggeledahnya.

Dari penggeledahan itu polisi menemukan 10 butir pil koplo yang disimpan di saku celananya. Kadek pun diamankan ke Mapolsek Tegalsari untuk dilakukan proses penyidikan.

Dari keterangan Kadek, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengentahui jika pil koplo bisa dipesan melalui telepon. “Pelaku (Achlis) kami bekuk di sekitaran tempat tinggalnya, Selasa (2/1/2018) lalu. Dari penangkapan itu juga kami berhasil mengamankan pil koplo 210 butir,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Zainul Abidin, Kamis (4/12/2018).

Sementara itu, di hadapan polisi Achlis mengaku nekat menjadi pengedar pil koplo karena kepepet butuh uang. Pekerjaannya sehari-hari sebagai kuli bangunan sedang sepi karena musim hujan. “Saya hanya jual ke teman-teman dekat dan orang-orang sekitar saja per 10 butir seharga Rp 15 ribu. Untungnya sedikit tapi lumayan buat makan,” akunya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini Achlis dijerat Pasal 197 juncto 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. @nanda

Baca Juga:  Kuasa hukum FWJ polisikan "debt collector" ACC Finance, kerahkan 15 orang resahkan warga di Depok