Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pengedar ratusan pil koplo dituntut 1,5 tahun penjara
Azis Sumantri mengaku kesalahannya sebagai pengedar pil koplo saat sidang (rofik)
HEADLINE JATIM RAYA

Pengedar ratusan pil koplo dituntut 1,5 tahun penjara 

LENSAINDONESIA.COM: Aziz Sumantri, terdakwa pengedar 650 pil koplo merek double L, dituntut 1,5 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddi Arisandi dari Kejari Surabaya dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (8/1/2017)

Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa tersebut, terdakwa mengaku bersalah atas keterangan saksi penangkap. Untuk mempercepat proses sidang, JPU Deddi Arisandi melanjutkan dengan pembacaan tuntutan.

“Terdakwa terbukti dan mengakui kepemilikan 650 butir pil doble L dan telah melanggar undang-undang kesehatan. Menuntut terdakwa dengan hukumn penjara selama 1,5 tahun,” ujar JPU Deddi Arisandi membacakan tuntutan.

Selain hukuman badan, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 3 juta subsider 3 bulan kurungan. “Bila terdakwa tidak membayar denda, diganti dengan kurungan 3 bulan penjara,” tambah JPU Deddi.

Perlu diketahui, terdakwa dibekuk petugas setelah sebelumnya menangkap Lukman Adi Saputra (berkas terpisah), yang mengaku membeli 610 butir pil koplo dari terdakwa, Jumat (13/10/2017) lalu. Atas pengakuan saksi Lukman Adi Saputra, petugas menangkap terdakwa di lapangan Karang Pilang, Minggu (15/10/2017). @rofik

Baca Juga:  Survei IPOL Indonesia, elektabilitas Cawali Surabaya Whisnu Sakti dan Eri Cahyadi tertinggi