Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Film “Susah Sinyal” tembus 2 Juta Penonton
FILM

Film “Susah Sinyal” tembus 2 Juta Penonton 

LENSAINDONESIA.COM: Ernest Prakasa selaku sutradara film Susah Sinyal mengklaim film yang dibuatnya bersama produser Chand Parwez Servia sudah tembus ditonton 2 juta penonton.

Ia terharu dan tidak menyangka film bertemakan hubungan ibu dan putri tunggalnya ini mendapat respon positif penikmat film Indonesia.

“Saya menerima banyak sekali direct message di Instagram yang bercerita bahwa film Susah Sinyal ini menyentuh sedemikian dalam. Bahkan tidak sedikit yang kembali menonton film ini lagi bersama ibu mereka,” ujar Ernest kepada Lensaindonesia.com di Hongkong Cafe, Jakarta, Rabu (9/1/2018)

Ia mengaku film ini mengalahkan dua film yang dibuat sebelumnya yakni Ngenest dan Cek Toko Sebelah yang ditonton sekitar 1 jutaan.

“Pesan film ini bahwa hal yang paling layak kita berikan kepada orang-orang tercinta adalah waktu. Sepertinya cukup relevan dengan keluarga masa kini yang diwarnai berbagai kesibukan dan sulit lepas dari Sinyal Internet. Semoga film ini bukan hanya menghibur, tapi juga membekas di hati banyak orang,” jelasnya.

Sementara itu, Chand Parwez Servia mengucap rasa syukur atas kesuksesan Susah Sinyal tembus 2 juta penonton. Menurutnya, kesuksesan ini atas kontribusi dan kerja keras tim yang dikomandoi Ernest Prakasa.

“Chemistry kerja saya dengan Ernest untuk membuat film drama komedi yang menghibur, tapi sarat dengan nilai-nilai berharga dan menginspirasi adalah kebahagiaan saya dalam berkarya,” tutur bos Starvision Plus ini berbinar.

Menyusul kesuksesan filmnya di pasaran, Starvision Plus bekerjasama dengan Gramedia juga merilis novel Susah Sinyal yang ditulis Enest Prakasa dan Ika Natassa.

Tidak hanya sekedar novel, terdapat juga bonus CD Soundtrack Susah Sinyal dan tanda tangan Ernest Prakasa dan Ika Natassa di setiap novel pre-ordernya.

Baca Juga:  BNPT siap bantu Pertamina identifikasi ancaman non fisik radikalisme

“Novel ini direncanakan rilis di toko buku pada bulan Februari 2018. Sampai saat ini sudah 1000 novel sudah diorder,” kata Chand Parwez. @Rudi