Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tak terima dihajar di Kafe Holywings, pengusaha ponsel lapor polisi
Korban penganiayaan di Kafe Holywings (rofik)
HEADLINE JATIM RAYA

Tak terima dihajar di Kafe Holywings, pengusaha ponsel lapor polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Darmadi (35) warga Perum Dharmahusada Mas Blok AD-7, Surabaya, melapor ke Polrestabes Surabaya, menjadi korban pengeroyokan karyawan Kafe Holywings Jl Kertajaya Indah Blok S/201, Surabaya.

Kasus penganiayaan dan pengeroyokan ini terjadi saat pesta malam tahun baru, Senin (1/1/2018) dini hari WIB. Saat itu, pengusaha ponsel ini berkunjung ke Kafe Holywings bersama keluarga dan rekannya, Robby Sugiarto. Saat mabok miras, salah satu rombongan ini terlibat perselisihan dengan pengunjung lain.

“Saat itu kami merayakan malam tahun baru bersama keluarga dan teman. Tidak tahu kenapa, teman saya (Robby Sugiharto) ada selisih paham dengan sepasang pengunjung,” ujar Darmadi.

Mengaku berusaha melerai, Darmadi jadi korban pemukulan yang dilakukan sepasang pungunjung itu dengan bantuan 6 karyawan Kafe Holywing. “Mungkin mereka (sepasang pengunjung) itu tamu tetap sehingga 6 karyawan kafe membantu mereka memukuli kami,” tambahnya.

Darmadi menjelaskan, para pelaku memukuli dirinya dan Robby menggunakan botol, gelas dan tower bir, sehingga dirinya mengalami luka robek di kepala dan mendapat 52 jahitan. “Kami dilarikan ke RS Haji Sukolilo dan sempat koma 2 hari. Sementara teman saya mendapat 42 jahitan dan tangannya patah,” paparnya.

Atas kejadian itu, kasus ini dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dengan bukti laporan Polisi Nomor: STTLP//B/001/B/1/2018/RESTABES SBY. Namun karena belum ada tindakan dan tidak adanya penetapan tersangka, keluarganya, meminta penjelasan kepada Kapolrestabes Surabaya, Selasa (9/1/2018).

“Tadi Kapolrestabes marah, setelah mendapat penjelasan, karena hingga saat ini tidak ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Lensa Indonesia menyebutkan kasus bermula ketika sepasang tamu yang dilaporkan merasa terganggu dengan tindakan usil rombongan pelapor. “Saat itu, ada tamu cewek digoda. Karena tak terima, pasangannya protes sehingga adu mulut berujung perkelahian,” jelas sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Perkelahian lebih parah sebenarnya sempat berhasil dicegah oleh karyawan Kafe Holywing dengan memisahkan sepasang tamu ini agak jauh dari rombongan pelapor. Namun entah apa yang terjadi, mendadak ada kontak fisik lagi dan salah satu rombongan pelapor diduga membawa pistol.

“Melihat rombongan ini resek, karyawan setempat tak tinggal diam. Mungkin karena jengkel tamu itu berbuat onar, karyawan lalu menyerangnya. Infonya, rombongan ini diduga ada yang bawa pistol kok. Silahkan nanti lihat rekaman CCTV untuk mengetahui kronologis sejelasnya,” terangnya. @rofik