Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur, Saifulllah Yusuf-Puti Guntur Soekarno saat berkunjung ke DPW PKB Jatim di Surabaya, Rabu malam (10/01/2018). FOTO: Sarifa-lensaindonesia.com
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Calon gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dipasangkan dengan calon wakil gubernur Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jawa Timur 2018.

Gus Ipul meyakini bahwa keputusan PDI-P menyandingkannya dengan cucu proklamator Soekarno ini adalah takdir yang telah ditentukan.

“Tidak ada rencana, bahkan sampai detik terakhir. Dan yang pasti, tanpa ada campur tangan dari Allah SWT maka ini tak akan terjadi,” ujarnya ditemui LICOM di Kantor DPD PKB Jatim, Rabu malam (10/01/2018).

Pria yang juga Wakil Gubernur Jatim tersebut mengaku selama ini pernah bertemu dengan Puti di beberapa kesempatan, antara lain menghadiri haul Bung Karno tahun lalu, termasuk pernah bertemu ketika menunaikan ibadah haji tahun 2001 lalu.

“Saat itu saya bersama Cak Imin (Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar) dan kiai-kiai awal era reformasi sempat bertemu di Tanah Suci,” tutur Ketua PBNU ini.

Terhadap kualitas Puti, Gus Ipul yang juga cucu pendiri NU KH Bisri Syamsury ini memuji kemampuan dan kapasitas anggota DPR RI dua periode tersebut, bahkan memiliki banyak pengalaman karena termasuk aktivis, dosen, enerjik serta aktif berorganisasi.

“Saya yakin dan optimistis Mbak Puti tidak diragukan kemampuannya. Nantinya, masyarakat Jatim akan mengenal dan cinta terhadap Mbak Puti,” ujar keponakan mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Cucu Presiden Pertama RI Soekarno tersebut lahir di Jakarta pada 26 Juni 1971 dan memulai debut politiknya dengan menjadi anggota DPR Fraksi PDIP sejak Pemilu 2009, termasuk saat ini sebagai anggota Komisi X DPR RI.

Pasangan ini diusung gabungan empat partai politik dengan total 58 kursi, yakni PKB (20 kursi), PDIP (19 kursi), PKS (6 kursi) serta Partai Gerindra (13 kursi).@sarifa