Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Direktur BPR Jati Lestari klaim sanggup beli hukum
Dua Direktur BPR Jati Lestari disidang (rofik)
HEADLINE PROOTONOMI

Direktur BPR Jati Lestari klaim sanggup beli hukum 

LENSAINDONESIA.COM: Sidang kasus penggelapan uang nasabah dengan tersangka 2 Direktur BPR Jati Lestari, Djoni Harsono dan The Riman Sumargo, kembali digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo dengan agenda keterangan saksi (korban), Kamis (11/1/2018).

Saksi Guntual Laremba menjelaskan, laporan pidana yang dilayangkan terkait tidak adanya perincian pembayaran kredit hutang sejak awal peminjaman. “Pada awal pinjaman di BPR Jati Lestari, kami sepakat melakukan pembayaran dengan durasi 2 tahun. Sejak awal, saya tidak pernah diberi bukti pembayaran,” terangnya.

“Terdakwa meminta kami untuk membuka tabungan guna dilakukan cover giro. Namun hingga saat ini tidak ada perincian laporan pembayaran,” tambah Guntual.

Saksi yang merasa piutangnya tidak pernah lunas, kembali meminta rincian terhadap terdakwa yang kemudian diketahui dirinya masih mempunyai tanggungan sebesar Rp 2.496.000.000. “Kami hanya diberi secarik kertas dan dinyatakan masih mempunyai tanggungan Rp 2.496.000.000. Kami sudah berusaha menempuh jalur musyawarah, namun terdakwa menantang dan menyatakan sanggup membeli hukum yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

Perlu diketahui, kasus ini sempat menjadi ramai di internal Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Pasalnya, korban dan keluarganya sempat marah setelah adanya keistimeaan terhadap terdakwa dimana kasus tersebut diambil alih Kejagung RI atas perintah Jampidum.

Bahkan, saat itu Guntual dan keluarganya sempat mendokumentasikan peristiwa kisruh tersebut. Tak hanya itu, video berdurasi 6 menit 4 detik itu kemudian diunggah di media sosial dan menjadi viral telah disaksikan ratusan ribu netizen. @rofik

Baca Juga:  Diisukan akan nahkodai Demokrat Jatim, Emil dinilai kurang optimal jadi pengurus parpol