Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melakukan penahanan terhadap Dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo, Jumat malam (12/1/2018).

Bimanesh ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama 13 jam sebagai tersangka dalam kasus menghalangi dan merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

Bimanesh yang berkemeja putih terlihat keluar dari gedung KPK sekitar pukul 22.43 WIB itu sudah mengenakan rompi oranye tahanan.

Bimanesh yang ditetapkan sebagai tersangka sejak Rabu (10/01/2018) itu tak bersedia memberikan keterangan apa apun kepada wartawan saat dirinya akan di bawa ke mobil tahanan KPK.

Ia memilih bungkam saat ditanya awak media seputar penahanannya ini, termasuk soal pemesanan 1 lantai kamar perawatan untuk Setya Novanto.

Bimanesh terus berjalan menembus kerumunan wartawan menuju ke mobil tahanan yang menunggu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Bimanesh ditahan di Rutan Guntur.

“Ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama,” ujar Febri.

KPK sebelumnya mengungkapkan adanya dugaan persekongkolan antara Bimanesh dengan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi.

Dalam kasus ini, Fredrich dan Bimanesh sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini bermula saat Novanto berkali-kali mangkir dari panggilan KPK, baik sebagai saksi maupun tersangka.

Sementara itu Frederich pada Sabtu (13/01/2018) dini hari tadi juga telah dijemput paksa KPK di sebuah tempat di Jakarta Selatan.@LI-13