Fintech bisa jadi menggeser pelan-pelan fungsi perbankan. Foto,ilust-ist
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Fintech dipersepsikan bakal pelan-pelan menggeser peran perbankan. Sebab transaksi uang digital cukup mampu dijadikan alat transaksi yang aman dan praktis.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah mengatakan, financial technology (fintech) di Indonesia akan tumbuh signifikan di tahun 2018 ini.

“Dari catatan tahun lalu, pertumbuhannya naik double digit dan bahkan lebih tinggi dari 2016, saya yakin fintech bakal makin melesat di tahun 2018,” ujarnya di Jakarta,Jumat (12/01/2018).

Halim menambahkan, bahkan angka pertumbuhan transaksi dari sejumlah pemain besar e-commerce cukup melonjak.

“Kalo nggak salah totalnya sekitar Rp 34,5 triliun. Sementara di tahun 2016, hanya sekitar Rp 12 triliun atau Rp 13 triliun berarti melompat dua kali,” tegas Halim.

Apakah LPS mampu menjamin adanya uang yang ada pada transaksi fintech tersebut aman, ia pihaknya masih belum bisa menjawab hal tersebut.

“Untuk soal itu, kita masih mengkaji. Kita juga belum mempunyai aturan terkait hal tersebut, sebab BI juga belum mengeluarkan aturannya. Sebab masalah ini diatur nanti oleh BI dan OJK jelasnya,” tutur Halim.@l6,Eld-Licom

TULISKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here