LENSAINDONESIA.COM: Kisruh di tubuh Partai Hanura terus memanas. Setelah pengurus memecat Oesman Sapta Odang (OSO) dari jabatan ketua umum, giliran Sekjen Sarifuddin Sudding dipecat.

Yang memecat adalah kubu Oesman Sapta Odang yang tengah berseteru dengan kubu Sarifuddin Sudding.

“Kemarin sudah kita putuskan bahwa pergantian Sekjen sudah kita lakukan, karena ini merusak marwah partai. Kalau menurut kita mengadakan pergantian sah-sah saja. Bisa dibekukan secara prosedural. Secara administrasi. Secara organisatoris,” kata OSO di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Keputusan penggantian Sekjen dilakukan pada Minggu (14/1/2018). Posisi Sarifuddin diisi oleh Herry L Siregar.

Waketum Hanura Gede Pasek Suardika mengatakan, sebagai ketua umum OSO mempunyai mandat penuh dalam merombak struktur partai. Dan jadi salah satu mandat Rapimnas Hanura di Bali.

Salah satu keputusan dari rapimnas selain menyatakan dukungan pada Pak Jokowi, juga memberikan mandat penuh kepada ketua umum Oesman Sapta untuk melakukan restrukturiasasi, reposisi, revitalisasi DPP Hanura masa bakti 2015-2020.

Perpecahan di tubuh Hanura diawali adanya SK ganda di sejumlah wilayah yang menggelar pilkada. OSO diduga mengeluarkan SK ganda meski telah menerima “mahar politik” dari kandidat berbeda namun satu daerah. @licom