PT Pegadaian (Persero) berencana meluncurkan layanan gadai tanah maret mendatang. Foto-ist
Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Maret mendatang, PT Pegadaian (Persero) bakal meluncurkan inovasi berupa produk gadai tanah. Langkah ini ditempuh oleh Pegadaian sebagai bentuk implementasi program sertifikasi lahan Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama Pegadaian Sunarso mengatakan, inovasi baru kali ini untuk memperluas produk gadai yang kini masih didominasi gadai emas.

“Meski tanah pertanian bersertifikat dan produktif, sejujurnya tanah tak bisa digadaikan pada konsep gadai konvensional. Dengan demikian, gadai tanah nanti bakal menerapkan konsep gadai syariah dengan akad qardh rahn. Dan itu pun sudah kami siapkan, rencananya bakal meluncur di bulan Maret,” papar Sunarso yang dilansir dari CNN, Senin (22/01/2018).

Sunarso menambahkan, untuk memaksimalkan inovasi tersebut pihaknya bakal menggandeng Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk mempercepat pengecekan sertifikat tanah.

“Jika mampu kami ingin host to host dengan Kementerian ATR, dan itu sudah ada pembicaraan, tinggal selangkah lagi,” tegasnya.

Sekedar informasi, Kementerian ATR mencatat aset masyarakat yang bersertifikat masih sekitar 46 juta. Seharusnya ada 126 juta aset yang tersertifikasi, dan mayoritas aset tersebut berbentuk lahan.@Eld-Licom