Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Smartphone merek Luna menargetkan angka penjualan 50.000 unit di tahun ini. Untuk itu, Luna seri G8 digadang-gadang sebagai produk best seller yang sudah diluncurkan di Jakarta Desember 2017 lalu.

Dari market share, Luna menargetkan akan tumbuh hingga 3 persen selama 2018. Angka ini meningkat dibanding market share Luna versi lembaga survey GFK, di tahun 2017 yang masih ada di kisaran 1 persen.

“Untuk sementara ini masih kecil, tetapi beragam brand smartphone di Indonesia dan pasar konsumen masih luas, menurut kami angka tersebut cukup besar. Bahkan, saat ini kontribusi penjualan Luna dari Surabaya dan Jatim sudah mencapai sekitar 20 persen dan merupakan tertinggi secara nasional,” ujar Suryadi William, Manager Marketing Communication, saat dijumpai di Surabaya, Kamis (25/01/2018).

Suryadi menambahkan, Luna G8 cukup direspon positif saat launching di Jakarta. Ketika pada saat penawaran batch I, sudah terjual sekitar 10.000 unit.

Luna G8 menyasar segmen pasar menengah dengan komposisi mencapai 50 persen dibanding segmen premium hingga menengah ke bawah. Handset yang dibanderol Rp 3 jutaan ini diklaim head to head dengan Huawei seri Nova2i di sisi fituristiknya.

“Kendati hampir sama di sisi fitur, secara harga kami masih berani dibawahnya. Itulah strategi kami untuk merebut pasar,” tandas Suryadi.

Luna G8 mengusung fitur andalan empat kamera depan dengan konfigurasi 20 + 8 MP. Kamera tersebut mampu mengambil sudut pandang hingga 120 derajat.

Kamera Luna G8 disisipi Sony IMX 376 yang memamerkan fitur wide selfie, panorama selfie, scan kartu nama, backlight, face beauty, animasi GIF, slow motion video, PicNote, Text recognition, translate, scan barcode, dan time latar video.@Eld-Licom